0 menit baca 0 %

KUA Singingi Hilir Lawan Buta Aksara Al-Qur’an — Siapa Bilang Anak Desa Tak Bisa Hebat?

Ringkasan: Kemenag (Kuansing) Kuantan Singingi, Sabtu (8/11/2025) Suasana sore menjelang salat Isya berjemaah di salah satu masjid Kecamatan Singingi Hilir tampak berbeda. Puluhan anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan pembinaan dan penyuluhan keagamaan yang digelar oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamat...


Kemenag (Kuansing) – Kuantan Singingi, Sabtu (8/11/2025) — Suasana sore menjelang salat Isya berjemaah di salah satu masjid Kecamatan Singingi Hilir tampak berbeda. Puluhan anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan pembinaan dan penyuluhan keagamaan yang digelar oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

Kegiatan yang dimulai pukul 18.40 WIB ini dipimpin langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Singingi Hilir, Mahyu Budiman, S.Pd.I, sebagai bagian dari program “Berantas Buta Aksara Al-Qur’an”. Program ini menjadi salah satu upaya nyata KUA dalam mencetak generasi muda yang mampu membaca dan memahami Al-Qur’an dengan baik sejak usia dini.

Dalam sesi penyuluhan, Mahyu Budiman menekankan bahwa kemampuan membaca Al-Qur’an bukan hanya kewajiban, tetapi juga kebanggaan bagi setiap anak Muslim, terutama di tengah derasnya arus digitalisasi dan tantangan zaman modern.

 “Kami ingin membuktikan bahwa anak-anak desa juga bisa hebat, bisa berprestasi, dan bisa menjadi generasi Qur’ani yang membanggakan bangsa,” ujar Mahyu Budiman penuh semangat.

Kegiatan ini berlangsung hangat dan interaktif. Anak-anak tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga mendapatkan motivasi tentang pentingnya menjaga akhlak dan meneladani nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, KUA Singingi Hilir menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an dan membangun generasi emas Qur’ani dari pelosok desa hingga kota.(MB)