0 menit baca 0 %

KUA Singingi Hilir Uji Coba Buku Tamu Digital Berbasis Barcode

Ringkasan: Kemenag (Kuansing)Singingi Hilir, 17 September 2025 Dalam upaya memperkuat digitalisasi pelayanan publik, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, kembali menunjukkan komitmennya dengan melakukan uji coba sistem Buku Tamu Digital berbasis barcode...


Kemenag (Kuansing)

Singingi Hilir, 17 September 2025 Dalam upaya memperkuat digitalisasi pelayanan publik, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, kembali menunjukkan komitmennya dengan melakukan uji coba sistem Buku Tamu Digital berbasis barcode. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 17 September 2025 pukul 10.00 WIB, bertempat di Ruang PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) KUA Singingi Hilir,  Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Singingi Hilir, Mahyu Budiman.

Inovasi ini merupakan bagian dari langkah transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama yang bertujuan mempermudah pencatatan data tamu secara otomatis, cepat, dan akurat. Buku Tamu Digital ini dirancang dengan sistem scan barcode yang memungkinkan setiap pengunjung mencatatkan kehadirannya hanya dengan memindai QR Code menggunakan ponsel pintar.

Mahyu Budiman, selaku PAI yang aktif dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa sistem ini akan menggantikan pencatatan manual yang selama ini digunakan. Kita beralih ke sistem yang lebih modern dan efisien. Dengan Buku Tamu Digital berbasis barcode ini, kami bisa memantau arus kunjungan masyarakat secara real-time sekaligus menyimpan data tamu secara rapi dan aman, ujarnya.

Dalam simulasi uji coba, beberapa staf KUA dan masyarakat turut dilibatkan untuk mencoba langsung sistem ini. Setiap pengunjung diarahkan untuk memindai barcode yang tersedia di ruang PTSP, kemudian mengisi formulir digital melalui tautan yang muncul di perangkat mereka. Data yang masuk secara otomatis tersimpan dalam sistem KUA tanpa perlu proses tulis tangan lagi.

Selain efisiensi waktu, sistem ini juga mendukung prinsip paperless office, mengurangi penggunaan kertas, serta meminimalisir kesalahan pencatatan dan duplikasi data. Di era keterbukaan informasi dan pelayanan publik yang dituntut semakin cepat dan transparan, inovasi ini menjadi salah satu bentuk respons adaptif dari KUA Singingi Hilir.

Kepala KUA Singingi Hilir, melalui keterangan tertulis, menyampaikan apresiasinya atas peran aktif para penyuluh agama, khususnya Mahyu Budiman, yang terus mendorong digitalisasi di lini pelayanan. Inovasi ini adalah bentuk nyata dari semangat reformasi birokrasi yang sedang kita galakkan bersama, ungkapnya.

Dengan adanya uji coba Buku Tamu Digital berbasis barcode ini, diharapkan ke depan seluruh pelayanan KUA, khususnya di Singingi Hilir, semakin modern, efisien, dan dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.

Mahyu Budiman berharap sistem ini bisa segera diimplementasikan secara penuh dan diperluas ke seluruh lini layanan, bukan hanya pencatatan tamu. Kami ingin menghadirkan pelayanan yang cepat, ramah, dan berbasis teknologi. Semoga dengan langkah kecil ini, masyarakat semakin percaya dan nyaman dalam berinteraksi dengan KUA, harapnya.

Penerapan sistem ini diharapkan menjadi inspirasi bagi KUA-KUA lain di Kabupaten Kuantan Singingi maupun di Provinsi Riau untuk ikut bergerak menuju pelayanan berbasis digital yang terintegrasi dan profesional.(MB)