0 menit baca 0 %

KUA Tambusai Utara Gelar Pertemuan Bersama Calon Jemaah Haji Tambusai Utara Tahun 2026

Ringkasan: Rokan Hulu (Kemenag) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tambusai Utara mengundang para calon jemaah haji tahun 2026 dalam rangkaian kegiatan sosialisasi persiapan haji yang dilaksanakan di aula KUA Tambusai Utara, pada Kamis, 11 September 2025Pertemuan ini digelar untuk memberikan arahan awal terka...

Rokan Hulu (Kemenag) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tambusai Utara mengundang para calon jemaah haji tahun 2026 dalam rangkaian kegiatan sosialisasi persiapan haji yang dilaksanakan di aula KUA Tambusai Utara, pada Kamis, 11 September 2025

Pertemuan ini digelar untuk memberikan arahan awal terkait berbagai persiapan yang harus dipenuhi oleh calon jemaah haji. Beberapa hal yang menjadi fokus utama sosialisasi antara lain kelengkapan dokumen keberangkatan, seperti paspor, visa, dokumen kesehatan, serta administrasi lainnya yang harus dipersiapkan sejak dini.

Kepala KUA Tambusai Utara, Tamrin S.ag., M.Sy., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kesiapan jemaah, baik secara administratif maupun spiritual. “Kami berharap bapak/ibu calon jemaah haji tahun 2026 dapat mempersiapkan dokumen dan kesehatan lebih awal agar ketika jadwal pemberangkatan tiba, semuanya sudah lengkap dan tidak ada kendala,” ujarnya.

Selain itu, dalam kesempatan ini juga disampaikan informasi terkait telah dibentuknya Kementerian Haji dan Umrah, sebuah lembaga yang secara khusus mengatur dan mengelola pelayanan haji dan umrah. Dengan adanya kementerian ini, diharapkan koordinasi dan kualitas pelayanan bagi jemaah haji semakin baik dan terarah.

Acara pertemuan tersebut juga diisi dengan sesi tanya jawab antara calon jemaah haji dan pihak KUA mengenai prosedur, jadwal manasik, hingga tips persiapan kesehatan. Kehangatan dan antusiasme para calon jemaah terlihat jelas, menandakan semangat kuat untuk menunaikan ibadah haji di tahun 2026 mendatang.

Dengan adanya kegiatan ini, KUA Tambusai Utara berharap para calon jemaah haji lebih siap menghadapi perjalanan menuju Tanah Suci, baik dari sisi dokumen, kesehatan, maupun pemahaman ibadah, sehingga mampu menjadi haji yang mabrur dan memberikan manfaat bagi masyarakat setelah kembali ke tanah air. (Humas)