Kampar ( Kemenag )---Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tapung Hulu turut berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Aksi Perubahan “PERMATA KAMPAR” (Optimalisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak melalui Sistem Pengaduan dan Penguatan Kelembagaan). Selasa, 21/102025
Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi antarinstansi dan membangun sistem yang responsif terhadap berbagai bentuk kekerasan, sekaligus memperkuat peran lembaga keagamaan dalam perlindungan keluarga dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Tapung Hulu memaparkan bahwa pihaknya telah aktif melaksanakan berbagai program pembinaan dan pendampingan keluarga, seperti Bimbingan Perkawinan (BIMWIN) dan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS).
Program-program tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan tentang pentingnya kesiapan mental dan spiritual sebelum menikah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai komunikasi sehat, saling menghargai, dan penyelesaian masalah tanpa kekerasan.
“Melalui kegiatan BIMWIN dan BRUS, kami berupaya menanamkan kesadaran sejak dini bahwa keharmonisan keluarga harus dibangun atas dasar kasih sayang dan tanggung jawab. Pencegahan kekerasan dalam rumah tangga harus dimulai dari pembinaan dan edukasi,” ungkap Kepala KUA Tapung Hulu.
Sementara itu, Satiti Rahayu, S.K.M., M.K.M., selaku inisiator Aksi Perubahan PERMATA KAMPAR, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk inovasi dalam mewujudkan sistem pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
“PERMATA KAMPAR hadir untuk memperkuat sinergi antar lembaga, baik pemerintah, lembaga keagamaan, maupun masyarakat. Dengan penguatan sistem pengaduan dan kelembagaan, kita ingin memastikan setiap bentuk kekerasan dapat dicegah dan ditangani secara cepat serta tepat,” ujar Satiti Rahayu.
Satiti juga memberikan apresiasi atas dukungan Kementerian Agama melalui KUA Tapung Hulu yang telah berperan aktif dalam edukasi dan pembinaan keluarga melalui berbagai program keagamaan.
Melalui sinergi program PERMATA KAMPAR, BIMWIN, dan BRUS, diharapkan terwujud keluarga-keluarga tangguh, harmonis, dan bebas dari kekerasan menuju masyarakat Kampar yang berkeadilan, berdaya, dan berakhlak mulia
( Fatmi )