Tembilahan (Kemenag) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tembilahan kembali mengadakan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang kali ini diselenggarakan di SMPN 2 Tembilahan, pada Rabu (10/9/2025). Acara yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 10.30 WIB ini, diikuti oleh 40 perwakilan siswa-siswi serta para majelis guru.
Acara ini dihadiri oleh Kepala KUA Kecamatan Tembilahan, H.
Rasyidi, dan Wakil Kepala Sekolah SMPN 2, H. Mahyuddin. Turut hadir pula para
penyuluh agama Islam PNS dan PPPK KUA Tembilahan.
Dalam sambutannya, Wakil Kepala Sekolah SMPN 2, H.
Mahyuddin, menyambut baik kegiatan ini. "Kami sangat mengapresiasi program
BRUS dari KUA Tembilahan. Kegiatan ini sangat penting untuk membekali para
siswa dengan pengetahuan dan pemahaman agama, agar mereka dapat membentengi
diri dari hal-hal negatif," ujarnya.
Materi yang disampaikan dalam BRUS kali ini mencakup
berbagai isu yang relevan dengan kehidupan remaja, seperti bahaya pernikahan
dini, pergaulan bebas, dan ancaman narkotika. Materi disampaikan oleh Penyuluh
Agama Islam PNS KUA Tembilahan, H. Delfa Hariyadi.
Menurut H. Delfa Hariyadi, BRUS bertujuan untuk memberikan
edukasi dini kepada para remaja. "Masa remaja adalah masa yang rentan.
Melalui BRUS, kami ingin memberikan pemahaman yang komprehensif kepada siswa
tentang dampak buruk dari pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkotika,"
jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, H. Rasyidi juga menyerahkan wakaf
Al-Qur'an sebanyak 30 buah kepada pihak sekolah sebagai bentuk dukungan KUA
terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan pendidikan.
"Semoga Al-Qur'an ini dapat dimanfaatkan dengan baik
oleh para siswa untuk memperdalam ilmu agama dan menjadi panduan hidup
mereka," kata H. Rasyidi saat menyerahkan wakaf tersebut.
Penyelenggaraan BRUS ini diharapkan dapat menjadi agenda
rutin yang mampu memberikan dampak positif bagi para remaja di Tembilahan.
(Ria)