Tembilahan (Kemenag) - Suasana berbeda nan semarak terlihat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tembilahan. Sejak tanggal 2 hingga 14 Juni 2025, Kepala KUA, staf, dan Penyuluh Agama Islam memulai aktivitas pagi mereka dengan apel yang istimewa, mengenakan pakaian adat Melayu lengkap. Hal ini dilakukan dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Indragiri Hilir.
Pada hari ini, Kamis (12/6/2025), para pegawai KUA
Tembilahan terlihat anggun dan gagah dalam balutan busana Melayu teluk belanga
dengan beragam warna, lengkap dengan kain songket dan tanjak. Penggunaan
pakaian adat ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Bupati Indragiri Hilir
dan arahan dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Inhil, H. Harun.
Kepala KUA Kecamatan Tembilahan, H. Rasyidi, menyampaikan
bahwa partisipasi ini adalah bentuk dukungan KUA terhadap peringatan hari jadi
kabupaten.
"Kami sangat antusias menyambut dan memeriahkan Hari
Jadi ke-60 Kabupaten Indragiri Hilir," ujar H. Rasyidi. "Mengenakan
pakaian adat Melayu ini bukan hanya bentuk ketaatan terhadap imbauan pimpinan,
tetapi juga sebagai wujud kecintaan kami terhadap budaya dan tradisi lokal. Ini
juga menjadi momen untuk menunjukkan identitas kita sebagai masyarakat
Indragiri Hilir,” tambahnya.
Selain mengenakan pakaian adat, KUA Tembilahan juga turut
menyemarakkan peringatan hari jadi dengan memasang umbul-umbul dan baliho di
lingkungan kantor. Upaya ini bertujuan untuk turut serta menciptakan suasana
meriah dan menumbuhkan rasa bangga di kalangan masyarakat terhadap Kabupaten
Indragiri Hilir yang sedang merayakan ulang tahunnya.
Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya daerah
terpancar jelas dari seluruh jajaran KUA Tembilahan. Partisipasi aktif ini
diharapkan dapat menjadi contoh bagi instansi lain dalam melestarikan budaya
Melayu sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga dalam momen spesial
Hari Jadi Kabupaten Indragiri Hilir. (Ria)