Pekanbaru ( Kemenag ) - Penyuluh KUA Kecamatan Lima Puluh berikan Tausiyah Ruhiyah bagi ASN dan THL di lingkungan Kecamatan Lima Puluh pada Jum'at (07/11/2025).
Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Camat Kecamatan Lima Puluh yang dihadiri oleh segenap staf, pegawai yang ada tak terkecuali Plt Sekcam Edwar Brata Putra, S.IP
Sebagai Penyuluh Agama Islam di KUA Kecamatan Lima Puluh Ust. Rino Agung mengajak kepada seluruh hadirin untuk berbenah tidak hanya dalam segi prinsip hidup duniawi saja akan tetapi bagaimana sambil menjalankan rutinitas harian ini kita mampu tetap bisa mendekatkan diri kepada Alloh SWT, karena hal ini sangat membantu kita dalam menyeimbangkan kebutuhan bagi kedua duanya agar selamat di dunia selamat pula di akhirat kelak.
Demikian juga dalam pesan-pesannya Ustadz Rino Agung juga menjelaskan manfaat bagi orang-orang yang tidak melupakan ibadahnya sambil mencari kehidupan dunianya pasti akan merasakan keamanan, kenyamanan, ketentraman dan yang lebih besar lagi adalah menunjukkan sifat kejujurannya dalam bekerja.
Sesuai pula dengan arahan Kepala KUA Kecamatan Lima Puluh Ust. Warman, SH. MH yang selalu mengingatkan kepada Para penyuluh dan staf agar betul- betul jujur dan bertanggung jawab dalam bekerja " silahkan bekerja sesuai dengan tupoksi yang ada dan berikan pencerahan ditengah-tengah masyarakat, ujar Kepala KUA Kecamatan Lima Puluh".
Di saat selesai acara kegiatan tuasiyah ini, Plt Sekcam Lima Puluh Berikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Penyuluh Agama Islam Ust. Rino Agung atas penyampaian dan ilmu yang telah diberikan" terima kasih Ustadz atas berbagai macam pemaparan imu agama kepada kami semoga bisa bermanfaat dan berkah" ujar Plt.Sekcam Lima Puluh Edwar Brata Putra, S.IP.
Lebih lanjut Ust Rino Agung memberikan sebuah pesan agar kita sebagai pegawai harus bisa melayani masyarakat dengan tanpa pandang bulu ( RAS ), sehingga kemudian akan kita peroleh dihadapan Alloh SWT, dan kegiatan ini bisa selalu ada untuk saling berbagi dan menambah ilmu tidak hanya dilingkungan Kecamatan saja akan tetapi sampai pada di tengah-tengah masyarakat. ( Humas/UB)