0 menit baca 0 %

Kukuhkan IPARI Masa Bakti 2024-2028, Kakankemenag Meranti Harapkan Sinergitas dalam Program

Ringkasan: Meranti(Kemenag)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Meranti Sulman mengukuhkan pengurus Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Kepulauan Meranti masa bakti 2024-2028, Senin(5/8/2024) di Aula Lantai II Kantor Kemenag.Sebanyak 30 orang pengurus IPARI dil...

Meranti(Kemenag)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Meranti Sulman mengukuhkan pengurus Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Kepulauan Meranti masa bakti 2024-2028, Senin(5/8/2024) di Aula Lantai II Kantor Kemenag.

Sebanyak 30 orang pengurus IPARI dilantik dalam kegiatan ini, yang terdiri dari 29 orang Penyuluh Agama Islam dan 1 orang Penyuluh Agama Buddha.

Kegiatan ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars IPARI untuk membangun komitmen para pengurus yang akan dilantik, yang dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Kepala Kantor

Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Nomor 98 Tahun 2024 tentang Pengurus Organisasi Profesi IPARI tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti Masa Bakti 2024-2028.

Kepala Kantor Kemenag Kepulauan Meranti menyerahkan secara simbolis kepada Ketua Umum IPARI dan menandakan bahwa Pengurus IPARI Kabupaten Kepulauan Meranti 2024-2028 secara resmi telah terbentuk, dengan pengurus inti Muhammad Rizki sebagai Ketua Umum, M. Khalwani sebagai Sekretaris Umum, dan Erlina sebagai Bendahara Umum. Kepengurusan ini juga terbagi dalam tujuh bidang.

Usai mengukuhkan para penyuluh, Sulman berharap kepengurusan ini dapat bersama-sama membangun sinergi yang kuat untuk meningkatkan pembinaan keagamaan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Mari merapatkan barisan, tunjukkan bahwa penyuluh agama adalah barisan terdepan dalam keagamaan. Mari bersama-sama kita kawal Kementerian Agama", ajak Sulman.

Sulman juga berharap penyuluh dapat melihat kedepan dan bertanggung jawab dengan tugas yang telah diamanahkan.

"Permasalahan permasalah  keagamaan yang terjadi dilingkungan kita adalah tanggung jawab moralitas yang dipunya oleh seorang penyuluh agama. Untuk itu, penyuluh agama harus bersikap visioner dan peka terhadap lingkungan", jelas Sulman

Plt. Kasubag Tata Usaha Misyamto yang juga merupakan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam sampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik dan berpesan agar dalam menjalankan tugasnya IPARI Kepulauan Meranti menjalankan sesuai regulasi juga memaksimalkan diri dalam memberikan pelayanan kepada umat.

"Selamat kepada para pengurus, mari laksanakan tugas dengan aturan yang telah berlaku dan mari berikan pelayanan terbaik kepada umat", tutur Misyamto.

Ketua Umum IPARI Kepulauan Meranti 2024-2028 Muhammad Rizki pada sambutannya menjelaskan bahwa IPARI adalah wadah mengembangkan potensi para anggotanya juga wadah untuk berkontribusi dengan masyarakat luas.

Rizki juga berharap para pengurus dapat menjunjung tinggi nilai integritas, bertanggung jawab dan profesionalitas.

"Semoga pada kepengurusan ini, kita dapat saling mendukung dan bekerja sama dalam mewujudkan tujuan-tujuan yang telah kita tetapkan", ungkap Rizki.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Herida selaku Ketua Tim Penyuluh Provinsi Riau yang juga akan memberikan pembinaan kepada Penyuluh Agama yang baru saja dilantik. (In)