Kampar ( Kemenag )--Diantara ekstrakurikuler unggulan yang diusung oleh MTs Syekh Jaafar adalah Public Speaking. Program ini dibuktikan dengan adanya gerakan dari Seksi Muhkadaroh OSIM MTs Syekh Jaafar yang secara rutin melaksanakan kegiatan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) dan Tahfidz. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemampuan berbicara di depan umum serta memperkuat pemahaman agama para siswan Rabu, 5/2/2025..
Kultum yang disampaikan merupakan pidato singkat yang dikembangkan dari materi pelajaran seperti Akidah Akhlak, Fiqih, Qur'an Hadist, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan mata pelajaran lainnya. Selain itu, dalam kesempatan yang sama, siswa juga menampilkan hafalan Al-Qur'an (Tahfidz) sebagai bentuk pembiasaan diri dalam membaca dan menghafal ayat-ayat suci.
Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap pagi pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis sebelum siswa memasuki kelas. Setiap sesi menampilkan dua orang perwakilan dari masing-masing kelas VII, VIII, dan IX secara bergiliran. Dengan sistem ini, seluruh siswa mendapatkan kesempatan untuk melatih keberanian dan keterampilan berbicara di depan umum.
Kepala MTs Syekh Jaafar XIII Koto Kampar, Ramijas, S.Pd.I, mengapresiasi inisiatif Seksi Muhadaroh OSIM dalam menjalankan program ini. "Kegiatan ini sangat positif dalam membangun rasa percaya diri dan meningkatkan kemampuan public speaking siswa. Harapannya, mereka akan lebih siap dalam berbagai forum, baik di lingkungan sekolah maupun di luar," ujarnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan siswa MTs Syekh Jaafar tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berbicara yang baik serta pemahaman agama yang lebih mendalam. Public Speaking melalui Kultum dan Tahfidz menjadi langkah nyata dalam membangun generasi yang cerdas dan berakhlak mulia, Pungkas Ramijas