Kuansing (Inmas) Dimalam-malam Bulan Ramadhan lazim dilakukan kegiatan Kultum (ceramah agama). Kegiatan itu biasanya dilaksanakan selepas pelaksanaan shalat Tarawih berjamaah. Pada malam ketiga Ramadhan 1445 H, Alek Saputra, M.E., menyampaikan kultum di Masjid Khalifah Desa Air Buluh, Kecamatan Kuantan Mudik, Rabu (13/03/2024).Â
Dalam Kultumnya, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Mudik itu menyampaikan keutamaan ibadah puasa. Selain itu dia juga menyampaikan pentingnya sikap moderat dalam beragama selama Bulan Ramadhan. Sikap yang mengedepankan toleransi dengan saling menghormati setiap perbedaan.Â
Lebih lanjut Alek Saputra menjelaskan bahwa moderasi merupakan tindakan atau sikap yang mampu menjadi penengah (Washith). "Islam adalah agama yang Rahmatan lil ‘alamin. Al Qur’an telah menempatkan ummat Islam sebagai umat yang Washathan, yakni mampu menjadi penengah (Washith) untuk menyikapi persoalan yang terjadi dalam kehidupan," kata Alek Saputra.Â
"Semangat nilai moderasi beragama yang perlu kita tanamkan saat bulan Ramadhan adalah saling menghormati, menghargai dan memuliakan antar yang beribadah puasa dan yang tidak berpuasa. Sikap itu bisa dilatih dengan cara tidak menampakkan diri di hadapan orang yang sedang berpuasa ketika makan dan minum," tambahnya. (YZG)