0 menit baca 0 %

Kultum Rutin MTsN 3 Siak Jadikan Waktu Zuhur Makin Bermakna, Penuh Ilmu dan Hikmah

Ringkasan: Siak (Kemenag) Selasa, (04/11/2025). Heningnya waktu Zuhur di MTsN 3 Siak terasa begitu menentramkan ketika seluruh siswa dan guru berkumpul di selasar madrasah. Setelah azan Zuhur berkumandang, seluruh guru dan siswa berkumpul di selasar madrasah untuk melaksanakan salat berjamaah.

Siak (Kemenag) – Selasa, (04/11/2025). Heningnya waktu Zuhur di MTsN 3 Siak terasa begitu menentramkan ketika seluruh siswa dan guru berkumpul di selasar madrasah. Setelah azan Zuhur berkumandang, seluruh guru dan siswa berkumpul di selasar madrasah untuk melaksanakan salat berjamaah. Usai menunaikan ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan kultum rutin Ba’da Zuhur yang sudah menjadi tradisi di madrasah tersebut. Kegiatan ini diimami sekaligus diisi oleh Ustadz Fajar, yang juga dikenal sebagai guru Pendidikan Agama Islam dengan spesialisasi fiqih dan Bahasa Arab di MTsN 3 Siak.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Fajar menyampaikan pesan tentang pentingnya mewujudkan Madrasah Hebat Bermartabat melalui perilaku disiplin, tanggung jawab, dan saling menghargai antar sesama warga madrasah. Ia menekankan bahwa setiap siswa harus mampu menunjukkan karakter Islami tidak hanya dalam ucapan, tetapi juga dalam tindakan sehari-hari. “Madrasah yang hebat bukan hanya karena prestasi akademik, tetapi karena warganya memiliki akhlak mulia dan semangat kebersamaan,” ujarnya penuh makna.

Tausiyah singkat namun sarat hikmah itu disimak dengan seksama oleh seluruh jamaah yang hadir.

Kepala MTsN 3 Siak, Idris, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan kultum rutin ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya memperkuat keimanan siswa, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter religius. “Kultum Ba’da Zuhur ini adalah cara kita menanamkan nilai-nilai keagamaan dan memperkuat budaya religius di lingkungan madrasah. Semoga kegiatan ini menjadi kebiasaan baik yang terus berlanjut,” ungkapnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para siswa. Tri Anis Farhana, siswi kelas VIII C, mengaku sangat terinspirasi dari pesan yang disampaikan oleh Ustadz Fajar. “Saya jadi lebih semangat untuk menjaga sikap disiplin dan menghormati guru serta teman. Kultum seperti ini membuat hati tenang dan menambah ilmu agama,” tuturnya dengan senyum.

Hal senada disampaikan oleh M. Ahli Ramadhan, siswa kelas VII B, yang merasa kegiatan ini membuat waktu Zuhur lebih bermakna. “Biasanya setelah salat kami langsung ke kelas, tapi dengan kultum, kami jadi dapat tambahan ilmu yang bermanfaat. Saya jadi tahu bagaimana cara menjadi siswa yang berakhlak baik,” ujarnya antusias.

Kultum rutin Ba’da Zuhur di MTsN 3 Siak menjadi momen refleksi spiritual bagi seluruh warga madrasah. Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan terus berjalan konsisten sebagai wadah pembinaan rohani yang menyejukkan hati dan mempererat ukhuwah di lingkungan madrasah. (Abd/Hd)