0 menit baca 0 %

Kultum Subuh Ke 14 Ramadhan, Ka Kua tambusai Angkat Tema “ Adab Itu Dari Orang Tua ”

Ringkasan: Rokan Hulu ( Inmas ) Peran orangtua sangat menentukan sikap dan perbuatan anak terutama dalam adab sopan santun, sebagaimana sabda nabi Dari Walid bin Numair bin Aus : Ia mendengar bapaknya berkata, "Para sahabat sering berkata, Perbaikan itu dari Allah, sedang adab dan etika berasal dari orang tua'...

Rokan Hulu ( Inmas ) – “Peran orangtua sangat menentukan sikap dan perbuatan anak terutama dalam adab sopan santun, sebagaimana sabda nabi Dari Walid bin Numair bin Aus : Ia mendengar bapaknya berkata, "Para sahabat sering berkata, Perbaikan itu dari Allah, sedang adab dan etika berasal dari orang tua'." Oleh sebab itu jangan heran, bila melihat ada orang yang rajin beribadah, dan bersekolah tinggi tetapi adab sopan santunnya kurang, bisa jadi dari kecil tidak ditanamkan adab sopan santun oleh orang tuanya termasuk lingkungan sekitar juga bisa mempengaruhi sikap dan karakter seseorg” jelas H Rahmat Taufik, Lc.ME.Sy saat mengisi kultum subuh ditengah jamaah Masjid Jamik Dalu – dalu Tambusai Utara, Minggu (25/04).

H Taufik juga mengatakan bahwa menjadi ahli ibadah itu lebih mudah dari pada ahli adab. Dijelaskan bahwa Ibadah kepada Allah sudah ada tuntunannya adab dan hukumnya tidak akan berubah. Sedangkan adab harus mampu menyesuaikan karena orang yang kita hadapi berbeda satu sama lainnya, walaupun adab islami sudah ada tuntunannya tetapi harus mampu membaca situasi dan bahasa yang akan digunakan.

“ Ibadah kepada Allah tidak membuat kita kecewa walaupun doa dan pinta kita belum dikabulkan, Tetapi adab kita kepada manusia dapat membuat kecewa, ketika kita sudah beradab sopan santun kemudian dibalas dengan tanpa adab, maka akan membuat hati kecewa. Antara adab, ilmu dan ibadah harus berbarengan, sebab nabi muhammad diutus juga untuk memperbaiki adab dan akhlak” Imbuhnya.

Beliau juga menghimbau agar para generasi kedepan beradab, mulai dini diajarkan adab sopan santun sehingga ketika dewasa pandai menempatkan diri, baik dihadapan Allah maupun dihadapan manusia.

Kultum subuh yang rutin selama Ramadhan tersebut tetap memenuhi prokes yang telah ditetapkan pemerintah.***(Eel)