Rokan Hulu ( Inmas ) - Riya itu pasti ada karena bagian dari sifat manusia, diawal beramal riya pasti mengiringi karena bagian motivasi diri, demikian disampaikan H Rahmat Taufik selaku Ka KUA Tambusai saat mengisi kultum subuhnya di maasjid Jamik Dalu โ dalu Kecamatan Tambusai, Jumat ( 30/05 ).
Dalam Kultumnya, H Taufik memberikan trik agar riya tidak selamanya bertahta di dalam hati dan bagamana cara meredam salah satu penyakit hati tersebut, diantaranya Pandanglah wajah orang-orang yang menjadikan kita riya disebabkannya, orang-orang yang dikarenakan mereka kita beramal, dan disebabkan mereka kita berbuat dan beribadah. Kemudian, renungkan dan hayalkan seolah olah kita sedang berada dihadapan mahkamah Allah di akhirat, apakah mereka mampu menolong kita di akhirat, apakah mereka punya kuasa menyelamatkan kita di akhirat dan apakah mereka mampu menyelamatkan diri mereka sendiri.
Selanjutnya, buatlah sebanyak mungkin pertanyaan-pertanyaan yang seolah olah kita sedang mengintrogasi diri sendiri dari setiap detail dari amal ibadah kita, dan bagaimana pula mempertanggung jawabkannya dihadapan Allah.ย
โ Apabila sifat riya itu muncul kembali, dan lakukan kembali seperti semula dan begitu seterusnya. Karena, sifat riya tidak akan pernah musnah dari diri manusia Karena merupakan potensi yang Allah berikan, yang mampu dilakukan oleh manusia hanya meredamkannya dan menghilangkannya sesaatโ Jelas H Taufik.***(Tfk/Eel)