Rokan Hulu ( Inmas ) - Di hari ke 3 Ramadhan H. Taufik Lc, ME, Sy selaku Kepala Kua mengisi Kultum Subuh di masjid Jamik Dalu dalu, Kamis ( 15/04 ).
Dalam Tausiahnya H Taufik menyampaikan tema Ketika Zikir mengingatkan untuk berzikir.
â Ketika zikir mengingatkan kita untuk berzikir itu merupakan puncak zikir itu sendiri, Tidak diberinya kita waktu luang dan ruang kosong untuk tidak berzikir dan melafazkan zikir. Pada saat kita alfa dan lalai, ia ingatkan kita bagaikan sinyal secara otomatis masuk ke dalam hati, pikiran dan rasa. Ketika jangkauan angan angan melupakan diri untuk ingat kepada Allah, zikir datang mengingatkan, tanpa kita sadari, hati berucap zikir yang sudah biasa dilazimkanâ UjarnyaÂ
Diapun menjelaskan bahwa kemudian akal pun tersadarkan untuk melanjutkan zikir tersebut dan mengomandai hati dan lisan untuk mengucapkan zikir yang selama ini telah dijadikan wiritan. Tujuan akhir dari semua zikir yang diwiritkan, tiada lain tiada bukan, ketika saat sakaratul maut tiba, akal tak berfungsi dengan baik, diri tidak mampu menguasai diri dan badan merasakan kesakitan yang sangat mengerikan. Maka pada saat itu zikir datang membantu hati, akal dan perasaan untuk berzikir dan mengingat Allah,Karena semua kita pasti akan mati dan sebaik baik kematian adalah ketika nyawa dicabut lisan, hati, akal dan perasaan sedang berzikir mengingat Allah.
â Tetapi perlu diingat, untuk sampai kepada zikir mengingatkan kita untuk berzikir secara otomatis, harus diawali dari diri kita sendiri, dengan cara mengucapkan dan melafazkan zikir tersebut terus menerus sampai menjadi kebiasaan. Harus ada target bilangan tertentu pada setiap saat melafazkan zikir, dalam setiap hari, sehingga sampai tidak ada lagi hitungan bilangan tertentu, karena saking asyik dan nikmatnyaâ Jelasnya lebih lanjut.
Ada pun target akhir dari melazimkan zikir tersebut, secara zahirnya adalah setiap tarikan nafas kita merupakan zikir itu sendiri, karena setiap tarikan dan hembusan nafas kita jadikan ukuran sebagai alat untuk mengingat Allah. Artinya, setiap kita bernafas setiap itu pula kita berzikir mengingat Allah, tujuannya adalah agar nafas terakhir kita pada saat nyawa dicabut dalam keadaan ingat kepada Allah.
Aisyah Radhiyallahu anhu berkata :Â
????? ?????????? ?????? ????? ???????? ????????? ???????? ????? ????? ????? ???????????
Adalah Nabi Shallallahu âalaihi wa sallam selalu mengingat AllĂąh dalam setiap keadaannya.
Allah Azza wa Jalla juga memerintahkan dzikir dalam semua keadaan :
 ??????? ?????????? ?????????? ??????????? ??????? ???????? ?????????? ???????? ???????????Â
Selanjutnya, apabila kamu telah menyelesaikan shalat, ingatlah Allah ketika kamu berdiri, pada waktu duduk dan ketika berbaring (an-Nisa :103)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu beliau berkata, Nabi ? bersabda,
??????? ??????? ???????? ????? ?????? ????? ??????? ???? ??????? ?????? ????? ?????????? ?????? ????????? ??? ???????? ?????????? ??? ???????? ?????? ????????? ??? ????? ?????????? ??? ????? ?????? ????????? ?????? ????????? ??????? ???????? ??????????? ???????? ????????? ?????? ????????? ??????? ???????? ??????????? ???????? ??????? ?????? ???????? ??????? ?????????? ??????????
Allah berfirman, âAku sesuai persangkaan hamba-Ku pada-Ku. Aku bersamanya apabila dia mengingat-Ku. Jika dia mengingat-Ku dalam dirinya, Aku mengingatnya dalam diriku.Â
Jika dia mengingat-Ku dalam keramaian, Aku mengingatnya dalam keramaian yang lebih baik dari mereka.Â
Jika dia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku akan mendekat kepada-Nya sehasta. Jika dia mendekat kepada-Ku sehasta, Aku akan mendekat kepada-Nya sedepa.Â
Jika dia mendatangi-Ku berjalan, Aku akan mendatanginya berlari.â
Hadits ini secara gamblang menjelaskan kepada kita, jika kita membiasakan berzikir kepada Allah, maka Allah akan mengingat kita, ingatnya Allah kepada kita bermakna Allah ingatkan kita untuk selalu mengingatnya,
Pada saat kita lalai maka Allah pun mengingatkan kita, tanpa kita sadari tiba tiba hati berucap zikir yang biasa kita amalkan. Jika Allah sudah mengingatkan kita untuk selalu berzikir kepadanya, maka itu pertanda Allah ridho dan sayang kepada Hambanya.
 ?????? ???????????????? ????????: ????? ???????????????? ??? ???????? ????? ? ?????: ??????????????? ????? ????????? ??????????????? â
al-MufarridĂ»n telah mendahului.â Para sahabat berkata, âSiapa al-MufarridĂ»n wahai RasĂ»lullĂąh?â Nabi Shallallahu âalaihi wa sallam bersabda, âKaum laki-laki dan perempuan yang banyak berdzikir kepada AllĂąh.
â Ya Allah jadikan kami ahli zikir dan mati dalam keadaan berzikir. Aamiinâ Tutupnya mengakhiri Kultum.***(Tfk/Eel)