Rokan Hulu ( Inmas ) - Kultum Subuh Ke 5 ramadan Ka Kua Tambusai Sampaikan tema Kalimat Angung Pembangkit Potensi Diri, Sabtu (17/04) di Masjid Jamik Dalu – dalu kecamatan Tambusai.
Ungkapan yang baik akan memberi pengaruh yang baik kepada hati, akal dan jiwa, apa lagi ungkapan tersebut berasal dari nabi yang mulia. Salah satu methode yang diajarkan nabi kepada sahabatnya, memberikan kalimat motivasi untuk diri sendiri, agar potensi diri keluar dan bangkit, tanpa harus dibimbing terus menerus.
Ketika datang seorang sahabat mengadu kepada nabi, meminta kepada nabi untuk diajarkan satu kalimat yang akan dijadikan pegangan, kemudian nabi mengajarkan satu kalimat yang agung, jika diistiqomahkan membacanya maka akan memberi pengaruh kepada hati, akal dan perasaaan, dan akan membangkitkan seluruh potensi diri.
?????? ??????? –?? ?????? ????? ????????- ????????? ???? ?????? ????? ??? ???? ??? ?????: ??????: ??? ??????? ????? ???? ???? ???? ??????????? ??????? ??? ???????? ?????? ??????? ????????. ?????: ???? ???????? ??????? ????? ?????????. ???? ????.
Dari Abu ‘Amr –ada yang mengatakan Abu ‘Amrah- Sufyan bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma dia berkata:
Aku berkata: ”Ya Rasulullah, beritahukan kepadaku satu perkataan dalam Islam, yang aku tidak akan bertanya lagi kepada seorang pun selain engkau.”
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ”Katakanlah: “Aku beriman kepada Allah”, kemudian istiqamahlah.”(HR. Muslim)
Jika kalimat " Aku beriman kepada Allah" terus menerus diucapkan, maka akan merasuk ke dalam jiwa.
Akal akan mengatakan : tidak mungkin aku mengaku beriman kepada Allah jika tidak mendirikan sholat.
Kemudian hati akan menjawab : betul, tidak pantas orang yang mengaku beriman kepada Allah tidak mendirikan sholat,
Jiwa pun menimpali : aku merasa tidak nyaman, kalau tidak mendirikan sholat, padahal aku mengaku beriman
Begitu juga selanjutnya, akal akan mengatakan : tidak pantas bagiku bermaksiat kepada Allah karena aku beriman kepadanya, tidak pantas bagiku bermalas malasan dalam mencari rizki, karena aku malu kepada Allah, mengaku beriman tetapi tidak pernah bersedekah dan lain sebagainya.
H Taufik lebih lanjut menjelaskan bahwa Kalimat aku beriman kepada Allah, jika diucapkan terus menerus maka seluruh potensi diri kita akan berdayakan. Yang pemalas akan rajin, yang pemarah akan sabar, yang suka iri rengki akan berlapang dada, yang suka mengeluh akan ridho, karena sifat tersebut tidak pantas bagi yang mengaku beriman kepada Allah,
Oleh sebab itu lazimkanlah mengucapkan ???? ????? artinya Aku beriman kepada Allah, sebagai ungkapan untuk memotivasi diri untuk lebih baik. Sedangkan kalimat motivasi : aku bisa, aku mampu, aku pasti bisa, dapat memberi pengaruh kepada jiwa, padahal hanya bersifat duniawi, apatah lagi kalimat yang diajarkan oleh nabi muhammad SAW.
Ketika hati ingin berlaku curang, ucapkan kalimat ???? ????? dari hati yang paling dalam, maka potensi buruk tersebut akan terpenjara kembali didalam gelapnya diri, dan tidak akan mampu muncul ke permukaan dalam bentuk tindakan.
Begitu juga hal dengan untaian doa, jika sering diucapkan dan dijadikan wiridan, maka akan membangkitkan potensi dalam diri kita. Seumpama : Ya Allah aku ingin masuk surga, ya Allah masukkan aku ke dalam surga, ya Allah aku ingin masuk surga bersama nabi yang mulia.
Jika untaian doa diatas sering diucapkan di dalam hati, maka akan memberi pengaruh kepada jiwa, yang tadinya malas beribadah akan mulai berbenah diri. Semakin sering diucapkan maka seolah olah terbayang dipelupuk mata kenikmatan surga tersebut, sehingga semakin giat pula untuk beribadah dan memperbanyak amal.
Batu yang keras bila sering dijatuhi tetesan air, setetes demi setetes pasti batu tersebut akan bolong dan hancur. Begitu juga dengan perumpamaan hati, akal dan perasaaan, jika sering diberi ungkapan yang baik, ucapan motivasi dan untaian doa, maka lambat laun pasti akan terpengaruh dan pada saat sudah terpengaruh, maka ia akan membenahi diri sendiri tanpa merasa dibebani. Oleh sebab itu, mulailah dengan kalimat ucapan dan ungkapan yang baik baik sebagai langkah awal untuk berbuat yang lebih besar agar tidak terasa berat mengerjakannya.***(Tfk/Eel)