Mandau
(Kemenag) - Mengelola keuangan keluarga menjadi salah satu bekal penting bagi
pasangan yang akan memasuki gerbang pernikahan. Dalam Bimbingan Perkawinan Mandiri Angkatan X Tahun 2025 yang
digelar di Aula KUA Mandau, Kamis (14/8/2025), Nurleili Lubis hadir sebagai
narasumber untuk menyampaikan materi manajemen keuangan keluarga
kepada 15 pasang calon pengantin.
Dalam
pemaparannya, Nurleili menjelaskan bahwa pengelolaan keuangan yang baik bukan
hanya soal mencatat pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga membangun
kesepahaman antara suami dan istri dalam merencanakan
keuangan jangka pendek maupun jangka panjang.
โKeuangan
rumah tangga adalah tanggung jawab bersama. Dibutuhkan komunikasi terbuka,
perencanaan matang, dan disiplin dalam mengatur prioritas, agar keluarga tetap
stabil secara finansial,โ ujarnya.
Ia
juga memaparkan langkah-langkah praktis, mulai dari membuat anggaran bulanan,
membedakan kebutuhan dan keinginan, menyisihkan dana darurat, hingga pentingnya
menabung dan berinvestasi untuk masa depan. Nurleili mengingatkan bahwa
kesalahan umum yang sering terjadi adalah kurangnya pencatatan, pengeluaran
konsumtif yang tidak terkontrol, dan ketiadaan rencana keuangan yang jelas.
Sesi
berlangsung interaktif, dengan beberapa peserta mengajukan pertanyaan seputar
pembagian peran dalam mengatur keuangan, strategi menghadapi kondisi darurat,
hingga tips mengelola utang agar tidak menjadi beban rumah tangga.
Materi
ini menjadi bagian penting dari rangkaian bimbingan perkawinan, yang bertujuan
mempersiapkan pasangan tidak hanya dari sisi spiritual dan kesehatan, tetapi
juga dari segi kemandirian ekonomi dan kestabilan finansial. Dengan bekal ini,
para calon pengantin diharapkan mampu membangun rumah tangga yang harmonis,
sehat, dan mandiri secara ekonomi.