0 menit baca 0 %

Kunjungi KUA Bengkalis, Dua Mahasiswa STAIN Bengkalis Lakukan Wawancara Skripsi

Ringkasan: Bengkalis (Inmas)  - Dua Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis, Desti Novita Sari dari program studi Manajemen Dakwah dan Rahmat dari program studi Hukum Keluarga Islam, mengunjungi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkalis pada hari Rabu, 15 Mei 2024.

Bengkalis (Inmas)  - Dua Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis, Desti Novita Sari dari program studi Manajemen Dakwah dan Rahmat dari program studi Hukum Keluarga Islam, mengunjungi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkalis pada hari Rabu, 15 Mei 2024. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan wawancara dengan Kepala KUA Kecamatan Bengkalis, Suhardi, S.Ag., terkait penelitian skripsi mereka.

 

Desti Novita Sari, yang mengangkat judul skripsi "Pelaksanaan Bimbingan Mandiri Terhadap Calon Pengantin di Kantor Urusan Agama Kecamatan Bengkalis", ingin mengetahui lebih dalam tentang program bimbingan mandiri yang diterapkan di KUA. Sementara itu, Rahmat dengan judul skripsi "Penerapan Konsep Qiraah Mubadalah dalam Bimbingan Perkawinan (Studi Kasus KUA Bengkalis)", ingin menggali informasi tentang bagaimana konsep qiraah mubadalah diterapkan dalam bimbingan perkawinan di KUA.

 

Dalam pertemuan tersebut, Suhardi menyambut baik kunjungan para mahasiswa dan memberikan penjelasan yang detail terkait dengan program bimbingan mandiri dan penerapan konsep qiraah mubadalah di KUA. Ia juga memberikan beberapa masukan dan saran untuk penelitian skripsi mereka.

 

Desti dan Rahmat merasa sangat terbantu dengan informasi yang diberikan oleh Suhardi. Mereka berharap penelitian mereka dapat memberikan kontribusi yang positif bagi pengembangan bimbingan perkawinan di KUA Kecamatan Bengkalis.

 

Diakhir wawancara tersebut, Suhardi sempat menyelipkan pesan kepada mereka untuk sentiasa menjadi pemuda yang selalu mendukung kebaikan " Jadilah pemuda yang selalu berada di barisan kedepan mendukung kebaikan selain itu selalu upgrade diri dengan ibadah agar ilmu yang didapatkan dapat diamalkan" tegasnya diakhir wawancara.