Kunker Kemenag ke Sungai Simbar Dihadang Ombak
Ringkasan:
Tembilahan (Hukmas)- Rombongan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir yang akan berkunjungan ke MIN Tagaraja Desa Sungai Simbar hampir saja tidak jadi, dikarenakan adanya halangan berupa ombak, Sabtu(2/2). Rombongan ini berangkat dari Tembilahan menggunakan speedboat bermesin 85 P...
Tembilahan (Hukmas)- Rombongan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir yang akan berkunjungan ke MIN Tagaraja Desa Sungai Simbar hampir saja tidak jadi, dikarenakan adanya halangan berupa ombak, Sabtu(2/2).
Rombongan ini berangkat dari Tembilahan menggunakan speedboat bermesin 85 PK sekitar jam 6.30 wib dan diperkirakan akan tiba di sungai simbar sekitar jam 11 wib, rombongan ini terdiri dari H.Azhari Ka.Kankemenag, H.Jisman Kasi Pendidikan Madrasah, Zainal Abidin Analis Perencanaan, Moh. Jefri Bendaharawan,Yansah staf seksi PAIS dan Bakhtiar Staf seksi Pendidikan Madrasah.
Perjalanan ini pada awalnya lancar-lancar saja, akan tetapi ketika melewati desa Bekawan Luar menuju Tanjung Datuk, speedboat disambut ombak yang berjambul putih dan air laut lagi tidak pasang/kering sedangkan angin bertiup kencang. Driver/supir langsung balik haluan menuju ke desa Bekawan luar, “tak mau ambil resiko†katanya. (sebab yang dipertaruhkan nyawa sendiri dan nyawa penumpang).
Lebih kurang 1 jam di desa bekawan luar, akhirnya dapat juga mencari driver cadangan, yang sanggup menghadapi ombak ganas tersebut, dan baru sampai di sungai simbar sekitar jam 12.30 wib, dengan resiko para penumpang basah kuyup.
“Rupanya guru yang mengabdi di desa sungai simbar selain harus mengikhlaskan hati dalam mengajar/mengabdi juga harus mengikhlaskan nyawa†kata Bakhtiar. Di desa ini aman-aman saja, tak ada peluru berterbangan, tak ada perampok mengganas, akan tetapi begitu mau bepergian ke luar desa, mau tak mau harus melewati laut, dan nyawalah taruhannya dam ini rutin terjadi. (yar)