Pekanbaru (Kemenag) – Kepala Kantor
Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, secara resmi membuka
sekaligus menjadi narasumber kegiatan Workshop Bimbingan Teknis (Bimtek)
Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3
Pekanbaru, Jumat (26/9/25).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh guru-guru MI tergabung dalam induk Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MIN 3 Pekanbaru. Workshop mengusung tema “Mengajar dengan Cinta, Mendidik dengan Hati, dan Berkarya dengan Prestasi”, mencerminkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah.
Dalam sambutannya, Muliardi menegaskan bahwa kurikulum berbasis cinta bukan sekadar pendekatan mengajar, tetapi juga wujud nyata dari misi pendidikan madrasah yang menekankan kasih sayang, keteladanan, dan pengembangan karakter. “Guru yang mengajar dengan cinta akan mampu menyentuh hati peserta didik, sehingga proses belajar tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga membentuk akhlak mulia dan prestasi yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan pentingnya inovasi dan semangat kebersamaan di kalangan guru. “Kurikulum berbasis cinta ini akan berhasil jika diterapkan dengan konsisten, penuh kesabaran, dan semangat untuk terus berinovasi. Saya berharap para guru bisa menjadikan workshop ini sebagai momentum memperkuat komitmen dalam mendidik dengan hati,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru yang diwakili oleh Kasi Pendidikan Madrasah, serta pengawas madrasah.