(Pekanbaru, MAN 2 Kota Pekanbaru). Siswa MAN 2 kembali meraih pencapaian yang luar biasa. Pada tahun ini salah seorang siswa MAN 2, Cheryl Amanda Luna, yang berasal dari Program Kelas Internasional lolos seleksi pertukaran pelajar ke luar negeri melalui Program KL-YES Bina Anrtarbudaya.
Program KL-YES (Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study) adalah sebuah program beasiswa penuh untuk siswa SMA/MA Indonesia yang dibiayai oleh U.S. Department of State. Program ini bertujuan untuk menjembatani pemahaman antara negara dengan populasi muslim yang signifikan dengan masyarakat Amerika Serikat. Program YES memberikan kesempatan untuk siswa yang aktif dan berprestasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, untuk mengikuti program ini.
Selama program, siswa pertukaran pelajar akan belajar di sekolah setempat dan tinggal bersama keluarga angkat. Dari interaksi sehari-hari dengan lingkungan baik itu keluarga, teman-teman, dan kerabat akan banyak saling belajar mengenai nilai dan budaya masing-masing. Hal ini akan menimbulkan rasa saling menghargai, serta membangun persahabatan tanpa memandang perbedaan. Keberadaan dan cerita tentang keseharian inilah yang diharapkan dapat menjembatani pemahaman antar budaya yang sangat berbeda.
Cheryl mengaku sudah berniat dan mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi program ini sejak duduk di bangku SMP. Hal ini dimotivasi dari pengalaman siswa pertukaran pelajar yang mendapatkan kemudahan dalam menembus perguruan tinggi baik di dalam maupun di luar negeri. Selain itu Cheryl juga merasa penasaran dan antusias untuk merasakan pendidikan di Amerika tanpa harus mengeluarkan biaya. Hal lain yang menjadi keuntungan positif tentu saja kesempatan untuk meningkatkan skill berbahasa Inggris nya.
Beberapa tahapan seleksi mulai dari tingkat chapter, nasional, dan terakhir internasional wajib diikuti oleh para pendaftar. Seleksi berkas dapat dilalui dengan baik karena Cheryl merupakan siswa yang aktif diberbagai kegiatan serta organisasi. Setelah melalui tahapan seleksi berkas, interview, dinamika kelompok, dan penulisan essay akhirnya Cheryl dinyatakan lolos sebagai awardee serta berhak menerima full scholarship.
Dalam proses ini Cheryl merasa sangat dimudahkan oleh madrasah dalam berbagai bentuk bantuan. Rasa bahagia untuk dapat menetap di Amerika dalam periode satu tahun mendatang ingin dibagi oleh Cheryl kepada teman-teman, “saya ingin menyampaikan pesan kepada teman-teman agar jangan menyia-nyiakan kesempatan emas yang hadir dan jangan pernah takut untuk mencoba. Lebih baik gagal dalam berjuang daripada hanya hadir sebagai penonton”.
BRAVO CHERYL! (eF)