Kuansing (Kemenag). Penyuluh Agama Islam KUA Pangean, Abandri, kembali melaksanakan bimbingan rutin bagi anak-anak dan remaja di Masjid Nur Hidayah, Desa Pauh Angit. Ahad, 10 Agustus 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang duduk tertib mendengarkan arahan di dalam masjid.
Dalam bimbingannya, Abandri menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta kepada masjid sejak usia dini.
“Masjid bukan hanya tempat shalat, tetapi juga pusat pembinaan umat. Anak-anak harus dibiasakan datang ke masjid agar mereka merasa memiliki dan mencintainya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa mencintai masjid berarti menjaga kebersihan, memakmurkan dengan ibadah, dan mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.
“Kalau sejak kecil sudah terbiasa, insyaAllah sampai dewasa mereka akan tetap menjadikan masjid sebagai tempat utama mencari ketenangan,” tambahnya.
Kegiatan bimbingan ini diisi dengan materi akhlak, adab di masjid, dan pembacaan doa-doa harian. Suasana hangat terlihat dari antusiasme peserta yang mendengarkan dan menjawab pertanyaan yang diberikan. Warga Desa Pauh Angit mengapresiasi langkah ini.
“Kami berharap program seperti ini terus berlanjut, agar generasi muda tumbuh dengan kecintaan kepada agama dan rumah Allah,” ungkap Agus Asrori. (ABN)