0 menit baca 0 %

Lakukan Binaan, PAI Kecamatan Pekaitan Sampaikan Keutamaan Bulan Safar

Ringkasan: Rokan Hilir (Kemenag) - Sehubungan saat ini umat muslim berada pada bulan Safar 1446 H, Oleh karenanya Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pekaitan Zamzir saat melakukan binaan kepada Majelis Taklim Al- Barokah di Kepenghuluan Suak Temanggung sampaikan keutamaan bulan Safar.

Rokan Hilir (Kemenag) - Sehubungan saat ini umat muslim berada pada bulan Safar 1446 H, Oleh karenanya Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pekaitan Zamzir saat melakukan binaan kepada Majelis Taklim Al- Barokah di Kepenghuluan Suak Temanggung sampaikan keutamaan bulan Safar. Senin, (12/8/24).

"Bulan safar adalah bulan kedua dalam penanggalan kalender Hijriyah, banyak yang percaya bahwa pada bulan Safar akan terjadi banyak musibah dan cobaan dibanding bulan-bulan lainnya, terkait hal tersebut, di negara kita juga masih terasa adanya tradisi yakni tidak boleh menyelenggarakan pernikahan di bulan tersebut," Tuturnya dihadapan jamaah.

"Sebenarnya anggapan seperti itu adalah anggapan yang salah, karena pada bulan safar ini terdapat beberapa peristiwa penting yang yang harus kita ketahui dan kita ambil hikmahnya," Jelasnya.

"Salah satu keutamaan bulan Safar adalahย  penegasan dari islam untuk menghapus keyakinan takhayul dan mitos kesialan yang dahulu melekat pada bulan ini. Nabi Muhammad SAW menekankan bahwa tidak ada bulan yang membawa kesialan termasuk Safar," Sambungya.

"Rasulullah SAW melakukan banyak hal yang mulia pada bulan Safar. Misalnya, Beliau menikahi Sayyidah Khadijah pada bulan Safar serta menikahkan Sayyidina Ali dan Sayyidah Fatimah az-Zahra di bulan Safar," Lanjutnya.

Zamzir menekankan dan membantah mitos dan kesialan yang melekat pada bulan ini, itu hanyalah sesuatu yang tak berdasar, ia berharap jamaahnya tidak mempercayai dan menghilangkan anggapan atau kepercayaan tersebut dari pemikiran selama ini.

Pada kesempatan itu Zamzir juga menceritakan peristiwa penting lainnya yang terjadi pada bulan Safar diantaranya, pada bulan ini Hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah, pada bulan safar terjadi beberapa peperangan pada diantaranya perang al-abwa, perang khaibar, perang dzu'amr, dan pada bulan ini juga terjadi penaklukan romawi.

Melalui momen ini Zamzir menghimbau jamaahnya untuk meyakini ketetapan Allah SWT, bahwa peristiwa yang terjadi pada bulan ini semuanya atas izin dan kehendak sang khalik, setiap bulan memiliki potensi kebaikan dan keburukan yang sama, dan segala kejadian adalah kehendak Allah semata.

Sebelum menutup kajiannya Zamzir berpesan kepada jamaah Majelis Taklim Al-Barokah untuk memperbanyak amalan amalan pada bulan safar seperti memperbanyak doa dan dzikir, melakukan sholat sunnah, berpuasa, bersedekah, menghadiri majelis ilmu, memperbanyak silaturahmi dan melaksanakan sholat berjamaah di masjid. (Humas)