Lancang Kuning Provinsi Riau Pukau Masyarakat Ambon
Ringkasan:
Ambon (Humas)- Pawai Ta’ruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXIV di Provinsi Maluku Ambon, Kamis (7/6) diikuti 33 Provinsi se Indonesia berlangsung meriah meski diwarnai dengan guyuran hujan yang cukup deras. Pawai ta’ruf disambut antusias oleh masyarakat yang memadati...
Ambon (Humas)- Pawai Ta’ruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXIV di Provinsi Maluku Ambon, Kamis (7/6) diikuti 33 Provinsi se Indonesia berlangsung meriah meski diwarnai dengan guyuran hujan yang cukup deras. Pawai ta’ruf disambut antusias oleh masyarakat yang memadati rute pawai ta’ruf, bahkan penampilan Kapal Lancang Kuning yang ditampilkan Provinsi Riau pada Pawai tersebut memukau masyarakat Kota Ambon.
Pawai Taaruf dimulai dengan pemukulan bedug dan dan pengibaran bendera start oleh Ketua LPTQ Pusat oleh Rahman Soamena sekitar pukul 02.30 WIT . Star dimulai dari Lampu Lima Aster- Tantui, tepatnya di depan Markas Brimobda Maluku sampai Masjid Al Fatah Jl. Sultan Babullah Ambon dengan jarak tempuh sekitar 2 km.
Kendaraan peserta dihiasi dengan berbagai bentuk dekorasi yang disesuaikan dengan ciri khas masing- masing provinsi. Sementara itu, Riau yang berada diurutan kedua setelah Provinsi Nusa Tenggara Timur menampilkan perahu Lancang Kuning sebagai cirri khas Riau dirangkai dengan Al- Qur’an besar dibelakangnya sebagai symbol membumikan Al- Qur’an diiringi penampilan kompang dari Rokan Hilir dan puluhan peserta pawai tar’ruf yang terdiri dari panitia, pelatih, pendamping dan penggembira dari Provinsi Riau.
Ketua rombongan Kafilah Riau, Edi Satria, didampingi Kabag TU Kanwil Kemenag Riau HM Saman S. Sos, M Si, mengatakan, untuk penampilan pawai ta’ruf yang diutus ke Nasional merupakan peserta pemenang pawai Ta’ruf pada MTQ tingkat Privinsi Riau tahun 2011.
Sementara itu, Ketua LPTQ Pusat Rahman Soamena, mengatakan, pawai ta’aruf yang digelar bersempena dengan MTQ merupakan gabungan event seni, relegi dan budaya. Sekaligus ajang silaturrahim dan bentuk perkenalan antara kafilah satu provinsi dengan provinsi lainnya. (mus)