Kampar (Kemenag) – Matahari terbit
dengan terik, sekali lagi menyongsong pagi Jumat di Masjid Darul Ikhlas Kemenag
Kampar. 18 Juli 2025, sehari setelah kepergian salah satu pegawai Kemenag Kampar
yang merupakan sosok alim ulama yang disegani, doa-doa dilantunkan hingga
membumbung ke langit-langit masjid. Dalam rangka memberikan doa untuk almarhum,
pegawai Kantor Kemenag Kampar membacakan doa dan Surah Yasin secara
bersama-sama di Masjid Darul Ikhlas.
“Kepergian Buya Syamsuatir menjadi
pelajaran penting bagi kita semua, bahwa kematian dan ajal adalah rahasia Allah
SWT. Semoga segala doa yang kita panjatkan untuk almarhum hari ini, didengar
sang Khaliq,” ujar Kasubbag TU Ahmad Fadhli dan dilanjutkan dengan Buya Syafrizal
untuk memimpin doa.
Setelah selesai melantunkan doa-doa
dan Yasinan, Pegawai Kantor Kemenag Kampar beranjak untuk takziah ke rumah
almarhum. Disambut oleh sanak keluarga, istri dan anaknya, kesedihan kembali membuncah
di pelupuk mata para pelayat.
“Semoga kedatangan kami menjadikan
setawar sedingin untuk keluarga yang ditinggalkan. Kita telah kehilangan
seseorang yang sangat istimewa, sosok yang penggantinya akan susah dicari. Kami
benar-benar merasakan hal itu,” ujar Fuadi.
Syamsuatir,M.E.Sy, adalah pegawai di
Seksi Bimbingan Masyarakat Islam yang memiliki jabatan sebagai Penyusun Bahan
Pembinaan Penghulu/Penyuluh. Mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara sejak Tahun
2008. Beliau juga aktif pada organisasi-organisasi kemasyarakatan seperti MUI
Kab.Kampar, FKUB Kab.Kampar, LPTQ Kab.Kampar, dan lain-lain.
Semoga almarhum husnul khotimah,
diberikan kelapangan kubur, diterima segala amalan-amalan ibadahnya, serta keluarga
yang ditinggalkan diberi kekuatan. Al-Fatihah.
(Cicy/Fatmi/Zaipul)