0 menit baca 0 %

Langkah Kecil, Dampak Besar: PAI Singingi Hilir Bina Santri Bebas Buta Aksara Al-Qur’an

Ringkasan: Kemenag (Kuansing)Singingi Hilir Dalam rangka memberantas buta aksara Al-Qur an di kalangan pelajar, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Singingi Hilir, Ustadz Ahmad Fahrudin, melaksanakan pembinaan dan penyuluhan di MTs Miftahul Khairiyah, Desa Koto Baru, pada Senin, 30 September 2025, pukul 08.00 WIB h...

Kemenag (Kuansing)Singingi Hilir — Dalam rangka memberantas buta aksara Al-Qur’an di kalangan pelajar, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Singingi Hilir, Ustadz Ahmad Fahrudin, melaksanakan pembinaan dan penyuluhan di MTs Miftahul Khairiyah, Desa Koto Baru, pada Senin, 30 September 2025, pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini difokuskan pada kelompok binaan santri, yang dilatih untuk memperlancar bacaan Al-Qur’an, dimulai dari perbaikan makhraj huruf, pelafalan, hingga pengenalan tajwid dasar. Metode yang digunakan adalah interaktif dan praktik langsung, agar santri lebih mudah memahami materi.

 “Pembinaan ini penting untuk memastikan santri mampu membaca Al-Qur’an dengan benar sejak dini,” ujar Ustadz Ahmad dalam penyampaiannya.

Santri terlihat antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah, dengan dukungan penuh dari pihak sekolah.

Dengan kegiatan ini, diharapkan santri MTs Miftahul Khairiyah semakin fasih membaca Al-Qur’an, serta tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berilmu dan berakhlak mulia. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut secara rutin di madrasah dan lembaga pendidikan lainnya.(MB)