Kuansing (Kemenag) Selesai shalat Magrib, Fitri Dewi Muspika Penyuluh Agama Islam Kecamatan Hulu Kuantan, kembali melanjutkan program bimbingan buta aksara Al-Qur an di Masjid Baitul Amanah Desa Sampurago, Rabu (8/10/2025).
Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kemampuan murid binaan membaca Iqra dan Al-Qur an secara benar, terutama di kalangan pemula.
Pada kesempatan kali ini, tujuh orang murid binaan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Farhan, Ikhlas, Adel, dan peserta lainnya. Fitri menggunakan metode pembelajaran Iqra yang berfokus pada ketepatan bacaan dan pemahaman huruf bersambung, agar para peserta dapat memahami dasar-dasar membaca Al-Qur'an secara sistematis dan mudah diikuti.
Fitri menjelaskan, pembelajaran dilakukan dengan pendekatan sabar dan terstruktur, menyesuaikan kemampuan masing-masing peserta. Ia menegaskan bahwa konsistensi dan kesabaran dalam bimbingan menjadi kunci utama keberhasilan belajar membaca Al-Qur an.
 Kami akan berusaha untuk belajar, Ustazah, supaya kami fasih membaca Iqra dan lancar saat membaca Al-Qur an nanti, tutur Farhan, dengan penuh semangat.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari jamaah dan masyarakat sekitar. Mereka berharap program seperti ini dapat terus berlangsung secara berkelanjutan, karena dinilai sangat bermanfaat dalam mencetak generasi yang melek huruf Al-Qur an dan fasih membaca kitab suci Al-Qur'an.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Fitri Dewi Muspika kembali menunjukkan dedikasinya sebagai penyuluh agama yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur an sejak dini di kec. Hulu Kuantan. (FDM)