Laporan Keuangan Harus Sesuai Standar Baku
Ringkasan:
Pekanbaru, 20/1 (Humas)- Bertempat di Hotel Sri Indrayani Pekanbaru Kanwil Depag Riau menggeler Acara Pembinaan Penyusunan Laporan Keuangan dan BMN tahun 2010, Rabu (20/1). Tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut agar laporan kegiatan satker yang ada dilingkungan Kanwil Depag Riau sesuai dengan aturan...
Pekanbaru, 20/1 (Humas)- Bertempat di Hotel Sri Indrayani Pekanbaru Kanwil Depag Riau menggeler Acara Pembinaan Penyusunan Laporan Keuangan dan BMN tahun 2010, Rabu (20/1). Tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut agar laporan kegiatan satker yang ada dilingkungan Kanwil Depag Riau sesuai dengan aturan standar yang ditetapkan oleh undang-undang maupun peraturan pemerintah.
Dalam hal ini Kanwil Depag Riau mengundang Tim Pendamping Lanjutan Penyusunan Laporan Keuangan Tahun 2009 dari Inspektorat Jenderal dan Biro Keuangan Kementrian Agama RI dalam rangka pembinaan, membantu dan mempermudah para pembuat laporan keuangan berdasarkan ketentuan yang dimaksudkan tersebut.
Inspektorat Wilayah I Depag RI H Iktiyono MA dalam penyampaian materinya menghimbau agar laporan keuangan yang dibuat oleh masing-masing satker harus sesuai dengan standar baku. Hal ini untuk menjaga agar laporan yang dibuat tersebut tidak menyalahi ketentuan yang sudah ditetapkan. Untuk itulah pembinaan ini diharapkan mampu memberikan wawasan kepada peserta agar sistem tata kelola keuangan Depag semakin baik. Ia juga menghimbau agar diawal tahun 2010 ini masing-masing satker untuk melakukan pembedahan terhadap DIPA Tahun 2010, dan melaksanakan seluruh kegiatan yang ada pada DIPA dengan mengacu pada Juknis dan nominal angggaran yang sudah di sahkan.
Materi lain yang diberikan pada kegiatan tersebut antara lain Kebijakan Kanwil Depag Riau tentang pentingnya penyusunan laporan keuangan dan BMN, tugas dan tanggung jawab KPA dalam penyusunan laporan keuangan dan BMN, bimbingan dari Kanwil Perbendaharan Provinsi Riau tentang penyusunan laporan keuangan, bimbingan dari Kanwil Dirjen kekayaan Negara mengenai penyusunan laporan BMN dan evaluasi laporan keuangan seluruh satker.
Tim pendamping lanjutan penyusunan laopran keuangan Tahun 2009 ini terdiri dari 4 orang dari Inspektorat Jenderal Kementrian Agama RI, 2 orang dari Biro Keuangan dan BMN, 2 orang dari Kanwil IV Dirjen Perbendaharaan Pekanbaru, dan 4 orang dari Subbag Keuangan dan IKN Kanwil Depag Riau. (js)