Bengkalis (Kemenag) – Upaya peningkatan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) terus dilakukan Kementerian Agama melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan. Salah satunya dengan mengikutsertakan CPNS dalam Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Metode Klasikal. Tahun ini, salah seorang penghulu muda dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pinggir, Ria Suardi, S.Ud, dipercaya untuk mengikuti Latsar CPNS Angkatan 7 Tahun 2025.
Pelatihan ini akan berlangsung pada 22 hingga 24 September 2025 di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis. Program tersebut diselenggarakan oleh Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Pekanbaru sebagai bagian dari upaya membentuk ASN yang profesional, berintegritas, serta mampu menjalankan tugas sesuai nilai-nilai dasar aparatur negara.
Sebagai penghulu di KUA Pinggir, Ria Suardi memiliki peran strategis di tengah masyarakat. Ia tidak hanya bertugas melangsungkan akad nikah, tetapi juga memberikan bimbingan perkawinan, pembinaan keluarga sakinah, serta menjadi rujukan masyarakat dalam berbagai urusan keagamaan. Dengan mengikuti Latsar CPNS, Ria Suardi diharapkan semakin matang dalam menjalankan amanah tersebut.
Kepala KUA Kecamatan Pinggir, R. Hadi Peratama Jaya, S.H, menegaskan pentingnya kegiatan ini bagi seluruh ASN, termasuk bagi seorang penghulu.
"Kami melihat Latsar CPNS ini bukan sekadar pelatihan formal, tetapi juga momentum penting untuk menanamkan nilai integritas, loyalitas, dan profesionalisme bagi setiap aparatur negara. Kami berharap Saudara Ria Suardi dapat menyerap seluruh ilmu dan pengalaman dari pelatihan ini, sehingga ketika kembali bertugas, beliau lebih siap menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat Kecamatan Pinggir,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kepala KUA menekankan bahwa keberhasilan seorang ASN dalam mengikuti pendidikan dan pelatihan akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik.
"Peran penghulu di masyarakat sangat vital. Ia hadir di momen sakral pernikahan, mendampingi keluarga, serta menjadi pengayom dalam kehidupan beragama. Karena itu, peningkatan kapasitas melalui Latsar CPNS seperti ini menjadi sebuah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban,” tambah R. Hadi.
Ria Suardi sendiri menyampaikan rasa syukur dan harapannya setelah mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan ini.
"Tugas penghulu bukan hanya menikahkan pasangan, tetapi juga membimbing dan mendampingi masyarakat dalam membangun keluarga sakinah. Melalui Latsar ini, saya berharap bisa lebih profesional dalam memberikan pelayanan terbaik,” ungkapnya.
Kegiatan Latsar CPNS 2025 dirancang untuk mengasah empat pilar utama kompetensi ASN, yaitu integritas, profesionalisme, nasionalisme, dan pelayanan publik. Peserta akan mengikuti pembelajaran secara klasikal (tatap muka) dengan metode diskusi, simulasi, serta praktik lapangan yang menekankan pada implementasi nilai-nilai dasar PNS dalam pekerjaan sehari-hari.
Dengan mengikuti program ini, Ria Suardi diharapkan mampu membawa semangat baru dalam melaksanakan tugasnya di KUA Pinggir, khususnya dalam memberikan pelayanan pernikahan dan pembinaan umat. Keikutsertaan penghulu muda ini juga menjadi bukti nyata bahwa KUA Kecamatan Pinggir senantiasa mendukung peningkatan kualitas SDM demi mewujudkan pelayanan yang profesional, modern, dan dekat dengan masyarakat.