Riau (Inmas) - Gubernur Riau didampingi Kasi Pondok Pesantren dan Ma'had Aly Dr. H. M Fakhri, MA, Kepala Dinas Perkebunan
Ir. Zulfadli, dan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Drs. Asrizal, M.Pd menjadi Narasumber pada kegiatan Pengembangan potensi santripreneur berbasis UKMK sawit sebagai program pemberdayaan ekonomi daerah pada Kamis (1/10) secara Virtual.
Kegiatan yang ditaja oleh pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah (PEBS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB - UI) tersebut juga menghadirkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Sumatera Selatan Herman Deru, Nining Susilo, dan Rahmatina Kasri sebagai Narasumber.
Dalam paparannya yang berjudul perkembangan dan kondisi pondok pesantren di Riau, Gubernur Riau menyampaikan bahwa Riau memiliki 308 Pondok Pesantren dengan 1 Pondok Pesantren program Muadalah, 5 Pondok Pesnatren PDF dan 45 merupakan pondok pesantren Kesetaraan dan 257 Pondok Pesantren melaksanakan satuan pendidikan lainnya.
Lebih lanjut Gubernur menyampaikan dukungan pemerintah terhadap pondok pesantren dengan menyelesaikan Ranperda tentang Penyelenggaraan Pondok Pesantren, memberikan bantuan dalam bentuk pembangunan infrastruktur Pesantren, Operasionam Pesantren dan pembangunan rumah Ustadz melalui APBD dan CSR, bantuan bibit tanaman, penguaran kesehatan pesantren serta mengembangkan jejaring pesantren dengan pihak lain dalam pengembangan lifeskill pesantren
Diakhir paparannya gubernur Riau berharap dengan program santriprenuer ini santri dituntut untuk tidak hanya mendalami ilmu agama tetapi juga mampu berwirausaha untuk memenuhi kebutuhan santri dalam pendidikan.
Pada kesempatan tersebut selain menyampaikan sambutannya bersama Menteri Keuangan, Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Dirjen Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama, Direktur BPDPKS, Wakil Presiden KH. Ma"aruf Amin juga melauncing program pemutaran video program santripreneur.
Ditempat terpisah Kasi Pondok Pesantren dan Ma'had Aly Ustadz Fakhri mengatakan terdapat beberapa Pesantren di Riau yang telah melakukan usaha dibidang ekonomi, diantaranya dalam bentuk Industri olahan rumah tangga, Produksi Olahan Air Mineral, Toserba, Produksi sabun cair, koperasi pesantren, perkebunan kelengkeng, perkebunan nanas, cabe, sayur sayuran perikanan dan peternakan serta perkebun sawit yang pada umumnya Pesantren di Riau memilikinya dengan melibatkan santri dan bekerjasama dengan Perusahaan yang ada. (ana)