Pekanbaru (Kemenag). Kota Pekanbaru bergerak maju. Penyuluh agama lintas agama di bawah naungan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Pekanbaru menggelar pelatihan rutin peningkatan kompetensi media sosial, sebagai upaya meningkatkan kompetensi digital dan memperluas jangkauan penyuluhan ke tengah masyarakat luas, termasuk melalui ruang maya. Kompetensi meningkat, penyuluh agama naik level dengan penyuluhan berdampak luas.
Kegiatan yang digelar setiap Rabu pagi di Kantor Kemenag Kota Pekanbaru itu diikuti oleh para penyuluh lintas agama anggota IPARI Kota Pekanbaru. Pelatihan difokuskan pada peningkatan kompetensi di bidang media sosial: mulai dari teknik membuat konten, mendesain materi penyuluhan berbasis digital, teknik pengambilan gambar dan video, hingga keterampilan editing serta kemampuan berbicara sebagai narasumber maupun host podcast.
Kegiatan ini dibimbing oleh mentor Bapak Nurdin, S.Ag., MH, Sekretaris IPARI Provinsi Riau, yang sekaligus penyuluh agama kota Pekanbaru. Para peserta diberikan pemahaman dan praktik langsung bagaimana memproduksi konten yang menarik, edukatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Tak hanya itu, pelatihan juga diproyeksikan menjadi sarana pembentukan karya yang berkelanjutan. Melalui video penyuluhan, konten digital, podcast, hingga berbagai platform media sosial, penyuluh agama diharapkan mampu menghadirkan pembinaan umat bukan hanya di dunia nyata, namun juga di dunia maya.
Selaku Koordinator Pelatihan, Bapak Ramlis, S.H.I., MH, menyebutkan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai langkah strategis agar penyuluh agama dapat terus meng-upgrade diri, menyesuaikan dengan zaman yang berbasis teknologi digital. “Dengan pelatihan ini, jangkauan penyuluhan akan lebih luas dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat saat ini,” ujarnya.
Ketua IPARI kota Pekanbaru, Bapak Busihat Abdullah, S.Ag, MH menyampaikan kepada setiap penyuluh dalam menjalankan tusi (tugas dan fungsi ) nya dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif, ketika materi disampaikan dengan tatap muka, tentu pesan hanya akan sampai pada orang dan kelompok binaan terbatas, maka perlu membekali penyuluh agar mampu menyusun dan menyampaikan materi penyuluhan yang bisa menjangkau siapa saja, dan itu hanya melalui media digital,untuk itu Pengurus menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bidang Pengembangan SDM IPARI Kota Pekanbaru yang melaksanakan program pelatihan media sosial bagi para penyuluh. "Saya berharap agar seluruh penyuluh sukses dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dan berdampak bagi seluruh kalangan masyarakat." Sambung beliau.
Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan
kemanfaatan bagi umat, Pelatihan Media Sosial Penyuluh Agama Pekanbaru
diharapkan mampu menghadirkan penyuluh yang kreatif, inspiratif, dan relevan
siap hadir membawa cahaya kebaikan di tengah dinamika zaman. (YOY)