0 menit baca 0 %

Lewat Tahsin, Syakroni Tingkatkan Mutu Bacaan Al-Qur’an Masyarakat Sintong

Ringkasan: Rokan Hilir (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Putih, Syakroni menggelar kegiatan Belajar Tahsin Al-Qur an bersama masyarakat Kepenghuluan Sintong, Kecamatan Tanah Putih, Senin malam (29/12/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur an a...

Rokan Hilir (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Putih, Syakroni menggelar kegiatan Belajar Tahsin Al-Qur’an bersama masyarakat Kepenghuluan Sintong, Kecamatan Tanah Putih, Senin malam (29/12/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an agar sesuai dengan kaidah tajwid dan makharijul huruf.

Dalam materinya, Syakroni menegaskan bahwa tahsin merupakan fondasi penting bagi umat Islam dalam membaca Al-Qur’an secara baik dan benar. Menurutnya, perbaikan bacaan bukan sekadar aspek teknis, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kemurnian ajaran Islam.

“Belajar tahsin bukan hanya soal memperindah bacaan, tetapi juga bentuk kecintaan kita terhadap Al-Qur’an. Dengan bacaan yang benar, insyaallah pemahaman dan pengamalan juga akan semakin baik,” ujar Syakroni di hadapan para peserta.

Kegiatan belajar tahsin tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang peserta, KH. Hamdani, mengaku bersyukur atas terselenggaranya pembelajaran tahsin yang dilakukan secara rutin di lingkungan mereka. Ia menilai metode yang diterapkan mudah dipahami dan langsung dapat dipraktikkan.

“Kami merasa sangat terbantu dengan kegiatan belajar tahsin ini. Bimbingan yang diberikan jelas dan mudah dipraktikkan, sehingga bacaan Al-Qur’an kami semakin baik,” ungkap KH. Hamdani.

Sementara itu, Kepala KUA Tanah Putih, H. Ahmad Asyura, memberikan apresiasi atas peran aktif penyuluh agama dalam membina masyarakat melalui kegiatan keagamaan yang berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa program belajar tahsin sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan belajar tahsin ini, kami berharap masyarakat semakin mencintai Al-Qur’an dan mampu membacanya dengan baik dan benar. Ini merupakan bagian dari komitmen KUA Tanah Putih dalam menghadirkan layanan pembinaan keagamaan yang berdampak langsung bagi umat,” kata H. Ahmad Asyura.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran, mulai dari perbaikan makhraj huruf, penguasaan panjang-pendek bacaan, hingga penerapan hukum tajwid secara praktis dalam ayat-ayat Al-Qur’an.

Ke depan, kegiatan belajar tahsin ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Dari lantunan ayat yang terus diperbaiki, tumbuh harapan akan lahirnya generasi yang lebih dekat, lebih paham dan lebih mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (Th/Humas)