Siak (Kemenag) - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Siak pada Jumat (7/6/2024) lalu
telah melaksanakan rapat pembentukan tim kurikulum dengan melibatkan komite dan
tokoh masyarakat rapat. Rapat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Pendidikan
di madrasah dengan berkolaborasi antara madrasah, komite dan masyarakat.
Rapat
yang berlangsung di aula MTsN 3 Siak ini dihadiri oleh Kepala Madrasah Ahmad Hilal,
Ketua Komite Yusuf Nurohman, Maryadi salah satu tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Bungaraya
serta seluruh tenaga pendidik dan kependidikan MTsN 3 Siak. Selaku kepala
madrasah Ahmad Hilal dalam hal ini menyampaikan ucapan terimakasih atas
kehadiran peserta rapat dan pentingnya pembentukan tim kurikulum dalam sebuah Lembaga
Pendidikan.
“terimakasih
diucapkan kepada seluruh hadirin yang telah menyempatkan hadir dalam rapat
pembentukan tim kurikulum MTsN 3 Siak ini. Semoga tim kurikulum yang terbentuk nantinya
ini menjadi tim yang solid dan inovatif karena kurikulum adalah merupakan
jantung dari proses Pendidikan. Dengan melibatkan komite dan tokoh masyarakat
kami berharap dapat menciptakan kurikulum yang tidak hanya memenuhi standar
nasional tetap juga relevan dengan kebutuhan dan potensi lokal” ungkap Hilal.
Disamping
itu Yusuf Nurohman, selaku Ketua Komite menyambut baik inisiatif ini dan
menyatakan komitmen penuh komite dalam mendukung setiap langkah diambil.
"Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan membawa perubahan positif bagi
siswa-siswi kita. Dengan masukan dari berbagai pihak, kita dapat mengembangkan
kurikulum yang lebih komprehensif dan adaptif terhadap perkembangan
zaman," tutur Yusuf.
Sejalan
dengan Yusuf, Maryadi selaku tokoh masyarakat Kecamatan Bungaraya mendukung Langkah-langkah
yang diambil pihak madrasah untuk memajukan Pendidikan. Maryadi menekankan perlu
memasukkan nilai nilai budaya lokal dalam kurikulum, “sebagai bagian dari
masyarakat Siak, kita memiliki warisan budaya yang kaya. Kurikulum harus
mencerminkan identitas kita dan membantu generasi muda untuk bangga dan memahami
akar budaya” pungkas Maryadi.
Setelah
melewati pembahasan dan diskusi antar seluruh peserta rapat, telah ditentukan
nama-nama yang terlibat dalam tim kurikulum. Kemudian rapat tersebut menghasilkan
beberapa rekomendasi penting, di antaranya adalah penyesuaian mata pelajaran
dengan kearifan lokal, peningkatan keterampilan praktis melalui program
ekstrakurikuler, dan pelatihan berkala untuk para guru agar selalu up-to-date
dengan metode pengajaran terbaru. Kolaborasi antara madrasah, komite, dan
masyarakat ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan
pendidikan yang lebih baik dan berkualitas di MTsN 3 Siak. (Humas MTsN 3
Siak/Fz)