0 menit baca 0 %

Libatkan Komite dan Tokoh Masyarakat, MTsN 3 Siak Lakukan Rapat Pembentukan Tim Kurikulum

Ringkasan: Siak (Kemenag) - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Siak pada Jumat (7/6/2024) lalu telah melaksanakan rapat pembentukan tim kurikulum dengan melibatkan komite dan tokoh masyarakat rapat. Rapat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Pendidikan di madrasah dengan berkolaborasi antara madrasah, ko...

Siak (Kemenag) - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Siak pada Jumat (7/6/2024) lalu telah melaksanakan rapat pembentukan tim kurikulum dengan melibatkan komite dan tokoh masyarakat rapat. Rapat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Pendidikan di madrasah dengan berkolaborasi antara madrasah, komite dan masyarakat.

Rapat yang berlangsung di aula MTsN 3 Siak ini dihadiri oleh Kepala Madrasah Ahmad Hilal, Ketua Komite Yusuf Nurohman, Maryadi salah satu  tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Bungaraya serta seluruh tenaga pendidik dan kependidikan MTsN 3 Siak. Selaku kepala madrasah Ahmad Hilal dalam hal ini menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran peserta rapat dan pentingnya pembentukan tim kurikulum dalam sebuah Lembaga Pendidikan.

“terimakasih diucapkan kepada seluruh hadirin yang telah menyempatkan hadir dalam rapat pembentukan tim kurikulum MTsN 3 Siak ini. Semoga tim kurikulum yang terbentuk nantinya ini menjadi tim yang solid dan inovatif karena kurikulum adalah merupakan jantung dari proses Pendidikan. Dengan melibatkan komite dan tokoh masyarakat kami berharap dapat menciptakan kurikulum yang tidak hanya memenuhi standar nasional tetap juga relevan dengan kebutuhan dan potensi lokal” ungkap Hilal.

Disamping itu Yusuf Nurohman, selaku Ketua Komite menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan komitmen penuh komite dalam mendukung setiap langkah diambil. "Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan membawa perubahan positif bagi siswa-siswi kita. Dengan masukan dari berbagai pihak, kita dapat mengembangkan kurikulum yang lebih komprehensif dan adaptif terhadap perkembangan zaman," tutur Yusuf.

Sejalan dengan Yusuf, Maryadi selaku tokoh masyarakat Kecamatan Bungaraya mendukung Langkah-langkah yang diambil pihak madrasah untuk memajukan Pendidikan. Maryadi menekankan perlu memasukkan nilai nilai budaya lokal dalam kurikulum, “sebagai bagian dari masyarakat Siak, kita memiliki warisan budaya yang kaya. Kurikulum harus mencerminkan identitas kita dan membantu generasi muda untuk bangga dan memahami akar budaya” pungkas Maryadi.

Setelah melewati pembahasan dan diskusi antar seluruh peserta rapat, telah ditentukan nama-nama yang terlibat dalam tim kurikulum. Kemudian rapat tersebut menghasilkan beberapa rekomendasi penting, di antaranya adalah penyesuaian mata pelajaran dengan kearifan lokal, peningkatan keterampilan praktis melalui program ekstrakurikuler, dan pelatihan berkala untuk para guru agar selalu up-to-date dengan metode pengajaran terbaru. Kolaborasi antara madrasah, komite, dan masyarakat ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik dan berkualitas di MTsN 3 Siak. (Humas MTsN 3 Siak/Fz)