Rokan
Hilir (inmas)- Lima orang pejabat Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten
Rokan Hilir (Rihil) selama dua hari, Sabtu-Minggu (26-27/12/2020) kemarin mengikuti
Asesmen Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diselenggarakan Kantor Wilayah
(Kanwil) Kemenag Riau bagi pejabat pengawas.
Acara
tersebut dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Prof Dr H Nizar M Ag
secara virtual, Sabtu (26/12/2020) dengan dihadiri oleh Kepala Biro Kepegawaian
Dr H Saefudin M Ed, Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, Kabag TU Kanwil
Kemenag Riau H Erizon Efendi S Ag M Pd, Kepala Bagian Asesmen dan Bina Pegawai
Syahrudin S IP, MM, Kasubbag Asesmen Pegawai Hj. Dian Sepalawati S Km,
MM, Analis Kepegawaian Ahli Muda pada Subbag Kepegawaian dan Hukum Edi
Tasman, S. Ag, M. Si, Asesor, Tim Pemantau Pelaksanaan Pelaksanaan Asesmen
dan 50 orang peserta asesmen.
Kelima
peserta asesmen kompetensi ASN asal Kankemenag Rohil tersebut adalah Drs. H. Sakolan,
M.Ag saat ini menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kakan Kemenag Rohil, Drs. H.
Naini, M.Pd.I sebagai Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad), H. Suhaimi,
S.Ag menjabat Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis), H. Hasbullah, S.Ag,
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) dan H. Khairul, S.Ag menjabat sebagai Kasi
Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam.
Diri
kelima peserta tersebut semuanya memenuhi syarat untuk mengikuti asesmen kompetensi.
Dua orang yaitu H. Sakolan dan H. Naini eselon IV dengan golongan IV.a dan tiga
orang lagi yaitu H. Suhaimi, H. Hasbullah dan H. Khairul eselon IV golongan III.d.
Sebagaimana disampaikan Plt kepada inmas, dalam arahannya, Nizar mengatakan, peningkatan kapasitas dan SDM Kemenag menjadi salah satu poin penting untuk menemukan sekaligus mempersiapkan sumber daya yang memiliki daya saing yang selalu berkembang dalam bekerja. Untuk itu Kedepan, diwacanakan setiap Kanwil Kemenag memiliki Asesmen Center sebagai landasan melakukan mutasi dan rotasi.
“Tiga
domain yang harus dimiliki oleh ASN kita adalah kualifikasi yang baik,
kompetensi yang luar biasa dan kinerja yang maksimal. Jika 3 hal ini bisa
tercapai maka kelembagaan/ institusi bisa berjalan dengan baik dan secara
individuan karier juga akan tercapai. Itulah sebabnya, asesmen ini menjadi awal
mula pemetaan kompetensi ASN,” ucapnya (Nsh)