0 menit baca 0 %

Lokasi Tanah Baru Mtsn 4 Kuantan Singingi Sebagiannya Berencana Ditanami Sawit

Ringkasan: Kuansing ( Kemenag ) Rabu, 6 agustus 2025 bertempat di lokasi tanah baru MTsN 4 Kuantan Singingi yang bersebelahan dengan Kantor BPP Pertanian, telah dilaksanakan pemancangan atau pemasangan patok untuk menentukan berapa batang atau memperkirakan berapa batang sawit yang bisa ditanam.

Kuansing ( Kemenag ) Rabu, 6 agustus 2025 bertempat di lokasi tanah baru MTsN 4 Kuantan Singingi yang bersebelahan dengan Kantor BPP Pertanian, telah dilaksanakan pemancangan atau pemasangan patok untuk menentukan berapa batang atau memperkirakan berapa batang sawit yang bisa ditanam.

Dari pemantaun dilapangan setelah memperkirakan letak bangunan baik untuk kelas, kantor  dan prasarana lainnya, maka tanah diluar itu akan ditanami dengan tanaman buah. “ untuk tanaman akan kita variasikan bisa kelengkeng, metoa atau bisa mangga” tutur buk Doriani, S.Pd selaku Kepala MTsN 4 Kauntan Singingi.

Luas lokasi tanah baru tersebut diperkirakan ± 2 ha, maka yang kontur tanahnya agak miring hampir diperkirakan 2/3 dari luas tanah keseluruhan.  Ditambahkan oleh Saripindri,S.Pd.I ( Ka.TU MTsN 4 Kuantan Singingi) “ bagi lokasi yang kondisi tanahnya miring akan kita tanam tanaman sawit untuk penyanggah tanah agar tidak mudah longsor”. Setelah dilakukann pemancangan atau pematokan ditanah yang memungkinkan ditanami sawit tadi ada diperkirakan 200 batang bibit yang harus disediakan. Dan untuk penyediaan bibit kita akan tawarkan kepada para donator baik melalui orang tua/ wali siswa ataupun masyarakat dermawan lannya. Tanaman sawit disamping untuk penyanggah tanah juga bernilai ekonomis dengan mempa’at buahnya yang bisa kita jual dan hasilnya bisa kita mamfa’atkan untuk membantu operasional madrasah” tutur Saripindri.

Selain menciptkan lingkungan yang hijau, sejuk dan segar penenaman tanaman juga akan mengurangi pemanasan global, menyejukkan udara dilingkungan madrasah sekaligus bila musin hujan tiba setidaknya tanaman ini bisa akan menjadi menyerap melalui akar – akar tanaman tersebut.

Sejalan dengan itu Pembina kesiswaan ibu Losemdri Putri, S.Sos menambahkan pula bahwa lingkungan madrasah adalah lingkungan kita sehari – hari untuk melakukan aktifitas, sehingga panataan yang asri dan nyaman amat penting untuk kita  lakukan dan minimal dengan kita tanami dulu tanah tersebut sebelum digunakan untuk pembangunan madrasah. ( SRP )