0 menit baca 0 %

LPPD Suara Gerejawi Dilantik, Kakanwil Tunggu Inovasi Program Pengurus

Ringkasan: Riau (humas)-  LPPD Provinsi Riau yang baru saja dilantik, hendaknya bisa menyusun langkah dan program program yang akan dijalankan bersama-sama kedepan. Mengingat dalam upaya pembinaan terhadap anak anak, dalam event keagamaan tidak terlepas dari inovasi program program yang dilahirkan pengurus ya...

Riau (humas)-  LPPD Provinsi Riau yang baru saja dilantik, hendaknya bisa menyusun langkah dan program program yang akan dijalankan bersama-sama kedepan. Mengingat dalam upaya pembinaan terhadap anak anak, dalam event keagamaan tidak terlepas dari inovasi program program yang dilahirkan pengurus yang baru dilantik sekarang.

Demikian harapan yang diungkapkan Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA dalam sambutan dan arahannya pada momen pelantikan Pengurus LPPD Provinsi Riau periode 2020-2025.

Kakanwil menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus LPPD. "Mudah mudahan pengurus yang baru saja dilantik, bisa membawa organisasi ke arah yang lebih baik," pintanya.

Bagaimanapun nantinya organisasi ini akan lahir juga di Kabupaten/kota yang ada di Riau. "Ini adalah tugas dan tanggungjawab pengurus di provinsi, khususnya daerah yang memiliki stakeholder atau penyelenggara agama Kristen, " katanya.

Kedepan, tantangan berat yang akan dihadapi pengurus ini adalah mempersiapkan kontingen Provinsi Riau dalam menghadapi event nasional Pesparawi di Jogjakarta mendatang pada Tahun 2022.

"Terlebih lagi nanti ada 12 kategori lomba yang akan diperlombakan, tentu ini perlu persiapan matang, demi mendapatkan predikat-predikat terbaik sekaligus mengharumkan nama Riau di kancah nasional," ujarnya.

Selain itu Kakanwil mengharapkan pesta paduan suara gerejawi atau Pesparawi hendaknya bisa menjadi wahana untuk mewujudkan kerukunan internal dalam umat kristiani bahkan dalam masyarakat yang lebih luas,“ katanya.

"Semoga pengurus LPPD tahun ini mampu menyuntikkan semangat dan komitmen baru untuk menjadikan Pesparawi, bukan hanya sebagai ajang seni budaya, melainkan juga menyampaikan pesan yang syarat akan makna kerukunan dan keadilan serta kesejahteraan. Serta saling menghargai diantara kita dalam keberagaman." Pungkasnya.(vera)