0 menit baca 0 %

Luar Biasa, Mayoritas Alumni Camp Arab MAN 1 Kuantan Singingi Targetkan Kuliah di Timur Tengah

Ringkasan: Kuansing (Kemenag ) - Alumni Camp Arab generasi ke-14 MAN 1 Kuantan Singingi baru saja melaksanakan refleksi bersama usai mengikuti ujian bahasa Arab di luar negeri (Malaysia dan Singapura) tanggal 5 8 Januari 2025. Dalam kegiatan ini, mereka membahas pengalaman belajar selama enam bulan ( Juli Dese...

Kuansing (Kemenag ) - Alumni Camp Arab generasi ke-14 MAN 1 Kuantan Singingi baru saja melaksanakan refleksi bersama usai mengikuti ujian bahasa Arab di luar negeri (Malaysia dan Singapura) tanggal 5 – 8 Januari 2025. Dalam kegiatan ini, mereka membahas pengalaman belajar selama enam bulan ( Juli – Desember 2024) di camp bahasa Arab yang diadakan di madrasah. 

Di bawah bimbingan Ustadz Seprion, guru bahasa Arab mereka, diskusi berpusat pada pertanyaan utama: Apa yang membuat seseorang bisa menguasai bahasa Arab dengan baik? Jawaban yang mendominasi mencakup pentingnya membentuk lingkungan berbahasa Arab di madrasah, konsistensi dalam meningkatkan penguasaan ta’bir harian, serta kesempatan untuk tinggal langsung di negara berbahasa Arab.

Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan survei terkait target perkuliahan para alumni. Hasilnya cukup mencerminkan cita-cita besar mereka, mayoritas alumni mengungkapkan keinginan untuk melanjutkan studi ke Timur Tengah, seperti Mesir, Madinah, dan Yaman, mengikuti jejak para senior mereka. Ketika Ustadz Seprion bertanya mengenai Sudan, yang dikenal sebagai salah satu destinasi pendidikan bahasa Arab, para alumni spontan menyatakan harapan mereka agar situasi di Sudan segera kondusif sehingga mereka juga bisa mewujudkan impian kuliah di sana.

Kegiatan refleksi dan survei ini menunjukkan semangat tinggi generasi muda dalam menguasai bahasa Arab dan cita-cita besar mereka untuk mendalami ilmu agama dan budaya langsung di negara-negara Timur Tengah.

Kepala MAN 1 Kuantan Singingi, H. Suhelmon berharap kepada guru-guru bahasa Arab MAN 1 yang saat ini berjumlah 7 orang dengan kualifikasi pendidikan Bahasa Arab dapat menyalurkan cita-cita besar para siswa ini. Tentunya dengan membuat langkah-langkah nyata dalam bentuk program follow up pasca camp. "Bantu bersama muluskan niat baik mereka ustadz, bukakan jalannya", ungkap Suhelmon. (Yon)