Siak (Kemenag) - Madrasah Ibtidaiyah (MI) As Sidiqiyah Siak menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) tingkat Kecamatan Siak yang diselenggarakan di SDN 10 Tumang pada Jumat–Sabtu, 1–2 Agustus 2025 lalu. Dalam ajang yang mempertemukan berbagai MI dan SD tersebut, kontingen MI As Sidiqiyah yang terdiri dari 32 peserta, mengikuti 6 cabang lomba, yaitu sepakbola, sepak takraw, voli putra dan putri, menyanyi solo, cerita bergambar, serta bulu tangkis putra dan putri.
Sebelum bertanding, seluruh tim dan official dilepas oleh Kepala Madrasah, Idris, di halaman Masjid Al-Fatah Siak pada Jumat pagi pukul 06.15 WIB. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa PORSENI bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi lebih kepada bagaimana membentuk karakter, sportivitas, kerja sama, dan semangat berjuang yang tidak mudah patah. Pesan itu menjadi suntikan semangat bagi seluruh peserta.
Pertandingan hari pertama berlangsung semarak. Cabang yang bertanding pagi hari meliputi Bulu Tangkis, Sepakbola, Voli Putri, Cerita Bergambar, dan Menyanyi Solo.
Puncak prestasi diraih oleh tim sepakbola MI As Sidiqiyah yang tampil superior sepanjang turnamen. Sejak babak penyisihan hingga semifinal, tim asuhan Muhammad Hamzah tidak pernah kebobolan satu gol pun. Di laga final yang digelar Sabtu sore. MI As Sidiqiyah menghadapi lawan tangguh SD Islamic Center. Pertandingan berlangsung alot dan berakhir imbang 0–0, sehingga harus ditentukan melalui babak adu penalti. Dalam momen mendebarkan tersebut, Aldi sang penjaga gawang MI As Sidiqiyah tampil sebagai pahlawan dengan melakukan sejumlah penyelamatan gemilang. Tak hanya itu, Aldi juga tampil luar biasa sebagai penendang terakhir dan menjadi penentu kemenangan dengan tendangan penaltinya yang berhasil mengoyak gawang lawan. Berkat penampilan cemerlang Aldi dan kekompakan tim, MI As Sidiqiyah keluar sebagai juara pertama (Champion) cabang sepakbola.
Official Sepakbola, Muhammad Hamzah (Coach), menyampaikan rasa haru dan bangga atas pencapaian para santri. “Alhamdulillah, mereka bermain dengan penuh disiplin dan semangat juang yang tinggi. Kemenangan ini bukan hanya karena teknik bermain, tapi karena kekompakan dan doa dari semua pihak. Semoga menjadi semangat bagi teman-teman lainnya untuk terus berprestasi.” terang sang coach semangat.
Sementara itu, Kepala Madrasah Idrismenyampaikan ucapan selamat dan tahniah atas keberhasilan kontingen MI As Sidiqiyah, khususnya tim sepakbola. “Alhamdulillah, selamat kepada para santri kami yang telah mengharumkan nama madrasah. Bagi yang belum menang, jangan berkecil hati. Proses yang ananda jalani adalah bagian penting dari keberhasilan di masa depan. Terus belajar, berlatih, dan yakinlah bahwa setiap usaha tidak akan sia-sia,” pesan beliau dengan penuh motivasi. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru pembimbing, pelatih, official, orang tua, serta panitia pelaksana yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan penuh kepada para santri dalam ajang ini. Sinergi yang terjalin ini menjadi kekuatan besar dalam membangun prestasi madrasah.
Kemenangan luar biasa tim sepakbola yang berhasil menjadi champion tanpa kebobolan menjadi pelipur lara atas kekalahan di cabang lain. Semangat juang, kekompakan, dan sikap sportif selama pertandingan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh peserta. Ajang PORSENI 2025 ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tapi tentang bagaimana seluruh peserta belajar menjadi lebih baik, lebih kuat, dan lebih percaya diri untuk masa depan. (RHW/Hd)