Rokan Hilir (Kemenag) - Sebanyak 20 Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir mengikuti Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 2 dan 3 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh IAIN Curup Bengkulu, Senin (22/12/2025).
20 guru PAI tersebut tergabung dalam 1.198 orang yang dinyatakan lulus PPG Batch 2 dan 3 tahun 2025 di IAIN Curup dan mengikuti yudisium pada hari ini dengan metode hybrid yakni secara daring maupun luring dengan persentase tingkat kelulusan mencapai 99.75 persen yang berasal dari 15 Provinsi di Indonesia.
Adapun total peserta PPG Batch 2 dan 3 IAIN Curup berjumlah 1.201, tiga peserta lainnya dinyatakan belum lulus, dengan rincian satu orang berhalangan karena sakit dan dua orang lainnya mengalami kendala teknis berupa pemadaman listrik saat ujian berlangsung.
20 peserta yudisium dari Kabupaten Rokan Hilir mengikuti kegiatan secara daring yang difasilitasi oleh Kankemenag Kabupaten Rokan Hilir dan dipusatkan di Aula Kantor Kemenag setempat. Sementara itu, prosesi utama yudisium terhubung secara daring dengan panitia pusat yang dipusatkan di IAIN Curup Bengkulu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Khairul; Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Rokan Hilir, H. M. Syafri Johan; Kasi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam, Azmi Azim; Kasi Pendidikan Madrasah, H. Hasbullah; serta Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Adi Candra.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kankemenag Kabupaten Rokan Hilir, H. Khairul, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh guru PAI yang telah berhasil menyelesaikan seluruh tahapan Pendidikan Profesi Guru hingga tahap yudisium. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti komitmen dan kesungguhan para guru dalam meningkatkan kualitas serta profesionalisme sebagai pendidik.
"PPG bukan sekadar formalitas untuk memperoleh sertifikat pendidik, tetapi merupakan proses pembentukan guru yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing. Saya berharap para guru yang telah diyudisium mampu mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh dalam meningkatkan mutu pembelajaran di satuan pendidikan masing-masing," ujar H. Khairul.
Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa Kankemenag Kabupaten Rokan Hilir berkomitmen penuh dalam memfasilitasi dan mendukung pengembangan sumber daya manusia, khususnya guru di bawah naungan Kementerian Agama, termasuk melalui pelaksanaan yudisium PPG yang difasilitasi langsung di daerah.
Sementara itu, Kasi Papkis Azmi Azim menyebutkan bahwa total guru PAI pada PPG Batch 2 dan 3 yang lulus se Kabupaten Rokan Hilir berjumlah 204 orang dengan rincian PNS 16 orang, PPPK, 138 orang, non ASN 26 orang dan dari APBD 24 orang. Mereka mengikuti PPG dari Perguruan Tinggi atau Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang telah di wisuda maupun yang belum.
"Saya berharap para guru PAI yang telah resmi menyandang guru profesional mampu menjadi teladan, terus berinovasi dalam pembelajaran, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan pendidikan agama yang moderat, berkualitas, dan berdaya saing," ujarnya.
Salah seorang peserta, Patimah, yang bertugas di SDN 018 Bagan Barat Kecamatan Bangko mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kelulusan yang diraih, sekaligus menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kankemenag Rohil atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan.
"Saya mewakili rekan-rekan guru PAI yang yudisium pada hari ini mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya serta apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir beserta jajaran yang telah memfasilitasi pelaksanaan yudisium secara daring ini dengan sangat baik," ungkapnya.
"Dukungan ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pendidik," ujar Patimah.
Pelaksanaan yudisium berlangsung tertib dan khidmat. Setelah rangkaian kegiatan melalui Zoom Meeting berakhir, dilanjutkan dengan prosesi pengalungan medali yudisium kepada 20 guru peserta. Pengalungan medali tersebut dilakukan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Khairul, bersama para pejabat yang turut hadir. (Humas)