0 menit baca 0 %

Lulus SNBP 2024, Kepala MAN 1 Kampar Pesan Ini Ke Siswa

Ringkasan: Kampar ( Humas ) - Selasa 26/03 pukul 15.00 Wib, penantian kelas XII terhadap kelulusan mereka d PTN dan PTKIN  melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sudah terjawabSesuai dengan pengumuman tersebut sebanyak 5  siswa MAN 1 Kampar  di nyatakan  berhasil lulus.

Kampar ( Humas ) - Selasa 26/03 pukul 15.00 Wib, penantian kelas XII terhadap kelulusan mereka d PTN dan PTKIN  melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sudah terjawab

Sesuai dengan pengumuman tersebut sebanyak 5  siswa MAN 1 Kampar  di nyatakan  berhasil lulus. Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya Keberhasilan ini semakin menjaga eksistensi MAN 1 Kampar   dalam mengantarkan siswanya ke Perguruan Tinggi Negeri PTN dan PTKIN melalui SNBP.

Berdasarkan data yang di terima dari Kepala Madrasah H. Bustanuddin, M.Ag , 4 siswa MAN 1 Kampar  diterima di  PTKIN Univeritas  Islam Negeri Suska Riau  mereka adalah : 1. Arif Armansyah  Teknik Elektro, Muhammad Rizky, Peternakan, 3. Elviani Pendidikan Ekonomi, dan  M. Farhan Al Faruq Peternakan serta satu orang diterima di  PTN  di Universitas Negeri Padang  UNP  Safutri Ramadani Pendidikan Luar Biasa.

Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi SNBP dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor semester satu sampai dengan semester lima serta portopolio akademik dan non akademik siswa.

Kepala MAN 1 Kampar  H. Bustanuddin, M. Ag saat memberikan arahan di hadapan siswa kelas XII  menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi ini.

Alhamdulillah, bersyukur kita kepada Allah. Prestasi ini tentunya berkat kerja keras kita semua. Selamat kepada para siswa yang lulus. Bagi yang belum lulus, masih ada jalur SNBT dan SPAN-PTKIN, ujarnya.

Pesan bapak kepada siswa yang di terima SNBP jangan tidak diambil bila tak diambil akan dikenakan sanksi berupa blacklist dari jalur Seleksi Berdasarkan Tes (SNBT) selama 3 tahun  dan dampak bagi adik  kelas  serta madrasah adalah pengurangan kuota siswa SNBP tahun berikutnya,  tambah Bustanuddin  ( Fatmi/Cicy/Ags )