MA-BI Dumai Terima Murid Baru Tahun Ajaran 2010
Ringkasan:
Dumai, (17/1) Humas- Madrasah Aliyah Bertaraf Internasional (MABI) Dumai direncanakan akan menerima murid baru tahun ajaran 2010 sebanyak satu local yaitu 24 orang yang berasal dari MTs/SMP/Pondok Pesantren se Provinsi Riau. Oleh karena itu, maka segala kebutuhan yang berkaitan dengan MABI ini akan...
Dumai, (17/1) Humas- Madrasah Aliyah Bertaraf Internasional (MABI) Dumai direncanakan akan menerima murid baru tahun ajaran 2010 sebanyak satu local yaitu 24 orang yang berasal dari MTs/SMP/Pondok Pesantren se Provinsi Riau. Oleh karena itu, maka segala kebutuhan yang berkaitan dengan MABI ini akan disiapkan secepat mungkin, seperti guru dan sarana prasarana madrasah.
Demikian hasil kesepakatan rapat komite madrasah yang dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Riau Drs. H. Asyari Nur, SH. MM. pada rapat Komite Madrasah hari Kamis, 14 Januari 2010 bertempat di Hotel Grand Zury Kota Dumai pukul 16.00 Wib. Hadir dalam rapat tersebut, seluruh anggota Komite MABI, Asisten II Setda Kota Dumai, Ka Diknas Kota Dumai, Ka Kandepag Kota Dumai, Ka MABI Dumai, Ka Kanwil Depag Riau, Kabid Mapenda Kanwil Depag Riau yang diwakili oleh Kasi Kelembagaan Drs. H. Saifunnajar, M.Hum. Kasubbag Hukmas dan KUB Kanwil Depag Riau Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan, MA, dan pejabat serta pegawai Kandepag Kota dumai.
Asyari Nur, yang juga Rais Syuriyah Pimpinan Wilayah Nahdhatul Ulama Provinsi Riau ini, menyatakan bahwa Kanwil Depag Riau berkomitmen penuh untuk dapat mengoperasionalkan MABI ini pada tahun ajaran 2010 yang ditandai dengan penerimaan murid baru. Sebagai bukti dari keseriusan itu, Kanwil Depag Riau telah mengangkat Kepala Sekolah dan juga telah membentuk Komite Madrasah.
Dikatakannya, MABI ini adalah wewenang pusat, namun kita akan melakukan terobosan-terobosan khusus berkaitan dengan MABI Dumai ini, sebab tanpa adanya terobosan khusus, maka MABI Dumai ini belum dapat dioperasionalkan tahun ini. Apalagi Pemerintah Daerah Kota Dumai telah banyak menginvestasikan APBDnya untuk membiayai MABI ini.
Sementara itu, Asisten II H. Syukri yang juga Pengarah dalam Komite MABI Dumai, menyatakan rasa terima kasihnya yang sangat mendalam atas komitmen Ka Kanwil Depag Riau untuk menerima murid baru tahun ajaran 2010 ini, sebab Pemerintah Kota Dumai dan juga masyarakat Kota Dumai, saat ini sangat resah atas MABI ini. Bagaimana tidak resah, Pemko Dumai telah menyalurkan dananya untuk MABI ini Rp. 9,5 Milliar padahal sesuai dengan MOU antara Pemko Dumai dengan Menteri Agama RI Cq. Dirjen Pendidikan Islam, dana yang harus disiapkan Pemko Dumai cukup 3,5 Milliar, ujarnya.
Untuk itu H. Syukri mengusulkan, agar dilakukan percepatan-percepatan berkaitan dengan fisik bangunan, Kepala Madrasah, Komite Madrasah, Kantor Sementara, Tenaga Administrasi, Sarana prasarana yang diperlukan, peningkatan informasi dan promosi, dan lain sebagainya, sehingga masyarakat mengetahui keberadaan MABI ini.
Hal yang sama disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai, H. Rusli Al-Hamidi. Beliau menyatakan kecemasan masyarakat Dumai tentang Madrasah Aliyah Internasional ini. Apa yang harus kami sampaikan kepada anggota dewan dan masyarakat bila mereka bertanya tentang MABI Dumai ini, ujarnya. (Ash)