0 menit baca 0 %

Madrasah Produktif: Guru dan Siswa PP-MTI Tg. Berulak Panen Sayur, Tanam Nilai Kewirausahaan

Ringkasan: Kampar (Kemenag) --- Suasana penuh semangat dan keceriaan tampak di lingkungan Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (PP-MTI) Tg. Berulak, Senin (13/10/2025). Para guru dan siswa madrasah melaksanakan panen perdana kebun sayur, hasil olahan lahan bekas Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang kini...

Kampar (Kemenag) --- Suasana penuh semangat dan keceriaan tampak di lingkungan Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (PP-MTI) Tg. Berulak, Senin (13/10/2025). Para guru dan siswa madrasah melaksanakan panen perdana kebun sayur, hasil olahan lahan bekas Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang kini disulap menjadi kebun hijau produktif.

Panen tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah Tsanawiyah Dra. Hj. Yusmarda, M.Pd., dan Kepala Madrasah Aliyah Ifni, S.Pd., bersama seluruh majelis guru dan peserta didik.

Beberapa jenis sayuran yang berhasil dipanen antara lain bayam hijau, bayam ungu, dan kangkung, yang tumbuh subur hasil kerja keras siswa dan guru selama beberapa minggu terakhir.

Kebun ini merupakan gagasan kreatif dua pendidik inspiratif, Nurul dan Anderson, yang melihat potensi lahan kosong di pojok bangunan bekas TPS untuk dimanfaatkan menjadi area pertanian kecil. Dengan semangat gotong royong dan pembelajaran langsung di lapangan, lahan yang dulunya tidak terpakai kini berubah menjadi sumber produktivitas dan pembelajaran kewirausahaan.

ย โ€œKami ingin mengajarkan siswa bahwa kerja keras dan kreativitas bisa mengubah hal kecil menjadi sesuatu yang bernilai. Dari tanah bekas pembuangan sampah, kini tumbuh sayur yang menyehatkan,โ€ ujar Ifni, S.Pd., Kepala MA PP-MTI Tg. Berulak.

Sementara itu, Dra. Hj. Yusmarda, M.Pd., Kepala MTs PP-MTI Tg. Berulak, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi contoh nyata pembelajaran berbasis karakter yang mengajarkan tanggung jawab, kerja sama, dan cinta lingkungan.

ย โ€œPanen ini bukan hanya tentang hasilnya, tetapi juga tentang proses yang menumbuhkan rasa syukur, disiplin, dan kepedulian siswa terhadap lingkungan,โ€ ujarnya.

Hasil panen perdana tersebut tidak dijual, melainkan dibagikan kepada seluruh guru untuk dibawa pulang sebagai simbol kebersamaan dan wujud rasa syukur atas keberhasilan upaya kecil yang berdampak besar.

Rencananya, program ini akan berlanjut pada tahap kedua penanaman dengan menambah varian sayuran lain, mengingat kondisi tanah yang masih sangat subur.

Inisiatif kebun sayur PP-MTI Tg. Berulak ini menjadi contoh madrasah produktif dan mandiri, yang tidak hanya mencetak siswa berilmu dan berakhlak, tetapi juga memiliki jiwa wirausaha, tanggung jawab sosial, dan kepedulian lingkungan.

Langkah kecil yang dilakukan para guru dan siswa PP-MTI Tg. Berulak membuktikan bahwa madrasah adalah pusat pembentukan karakter dan kreativitas, tempat di mana ilmu pengetahuan berpadu dengan nilai-nilai kehidupan.

Fatmi/humas PPMTI