0 menit baca 0 %

Madrasah Terpadu di Duri Segera di Bangun

Ringkasan: Duri (Humas)- Pembangunan Madrasah Islam Terpadu Duri ( MITD ) di jalan lintas Duri-Dumai Km 14 Desa Sebangar Kecamatan Mandau, segera dimulai dalam waktu dekat. Peletekan batu pertama pembangunan madrasah yang akan menjadi cikal bakal sekolah negri itu dilaksanakan Senin (30/8) oleh Bupati Bengkali...
Duri (Humas)- Pembangunan Madrasah Islam Terpadu Duri ( MITD ) di jalan lintas Duri-Dumai Km 14 Desa Sebangar Kecamatan Mandau, segera dimulai dalam waktu dekat. Peletekan batu pertama pembangunan madrasah yang akan menjadi cikal bakal sekolah negri itu dilaksanakan Senin (30/8) oleh Bupati Bengkalis Ir H Herliyan Saleh MSc bersama Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag RI, Drs H Firdaus MPd, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Asyari Nur SH, MM serta sejumlah pejabat penting lainnya. Dalam sambutannya, Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag RI Drs H Firdaus MPd mengharapkan agar lembaga pendidikan terpadu ini nanti dikelola dengan sebaik mungkin, sehingga bisa menjadi ikon pendidikan yang bermutu dan professional di negeri ini. Untuk tujuan itu, menurutnya, bangunan yang lengkap dan disilitas yang cukup bukanlah penentu utama keberhasilan lembaga pendidikan ini. Berdasarkan penelitian, kata Firdaus, 60 persen mutu sebuah institusi pendidikan akan sitentukan oleh SDM tenaga pendidiknya. Dia juga menegaskan program Depag untuk pendidikan SDM para guru. "2015 mendatang seluruh guru di jajaran Depag sudah harus menjadi guru bersertifikasi semua. Tahun ini sudah disiapkan 100.000 guru untuk disertifikasi. 2011 nanti 150.000 guru lagi akan disertifikasi. Diharapkan 2015 mendatang, seluruh guru madrasah yang saat ini berjumlah lebih kurang 598.000 orang sudah bersertifikat semua," tegasnya. Bupati Bengkalis Ir H Herliyan Saleh MSc dalam sambutan singkatnya menegaskan tiga pilar pembangunan bidang keagamaan yang sudah dirancangnya untuk lima tahun kedepan. Salah satunya menggesa penumbuhan sekolah pendidikan agama unggulan yang akan diharapkan terwakili oleh Madrasah Islam Terpadu Duri nantinya. Juga disebutnya rencana strategis pendirian Islamic Centre di Duri yang tampak lahannya sudah tersedia. Pendirian Darul Quran pun menjadi obsesi dan rencannya untuk didirikan di wilayah Kecamatan Mandau sejak 2006 lalu. Agar pembangunan Madrasah Terpadu Duri memuaskan dari segala aspek, Herliyan minta agar master plan kompleks madrasah itu harus dirancang sematang mungkin supaya berwawasan kedepan. Dia juga minta kontur lahan yang ada saat ini dipertahankan sedapat mungkin. Sementara itu, Kaknwil Kemenag Provinsi Riau Drs H Asyari Nur SH MM dalam laporannya menyebut, Kota Duri kaya karena sumber minyak melimpah. Namun amat disayangkan, belum juga memiliki madrasah yang berstatus negeri. Makanya Madrasah Terpadu Duri perlu didirikan. Untuk Riau, katanya lagi, hanya ada empat daerah yang mendapatkan jatah pembangunan madrasah terpadu tersebut. Masing-masing Duri (Bengkalis), Baganbatu (Rohil), Tapung (Kampar) dan Selenan di wilayah perbatasan Riau-Jambi. Khusus untuk pembangunan Madrasah Terpadu Duri di atas lahan bekas borrow pit CPI seluas 26,8 hektar, menurut Asyari sudah dianggarkan dana block groud tahun 2010 senilai Rp3 Miliar. Untuk tahap pertama akan dibangun enam lokal Madrasah Ibtidaiyah (MI), empat lokal Madrasah Tsanawiayh (MTs) dan lima lokal Madrasah Aliyah (MA). "Pembangunannya diamanahkan langsung kepada komite sekolah yang dibentuk khusus untuk itu, bukan ditenderkan. Dengan begitu, diharapkan mutu bangunannya akan jauh lebih baik," katanya. Asyari juga menegaskan, sebanyak 73 guru jajaran Depag yang ada di Kecamatan Mandau dan Pinggir juga akan dikerahkan untuk menggerakkan proses belajar mengajar di Madrasah Terpadu Duri itu nanti. Dijadwalkan, pada tahun pelajaran 2011/2012 mendatang Madrasah Terpadu Duri yang akan digesa pembangunannya ini sudah akan menerima siswa perdana. Prosesi peletakan batu pertama MITD petang kemaren berlangsung lancar. Turut hadir kala itu Plt Sekdakab Bengkalis Drs H Mukhlis, Asisten I Drs H Burhanuddin serta sejumlah pejabat eselon di jajaran Pemkab Bengkalis. Kehadiran mereka disambut Upika Mandau dan para tokoh masyarakat setempat. (js/rp)