0 menit baca 0 %

Magrib Mengaji, Penyuluh Tak Kenal Lelah Membina Generasi Qur’ani

Ringkasan: Kuansing (Kemenag).Suasana khusyuk tampak di Mushalla Al Muhajirin, Desa Pembatang, saat kegiatan Magrib Mengaji berlangsung. Rabu (12/11/2025).Anak-anak duduk bersila dengan mushaf di tangan, melafalkan ayat suci Al-Qur an dengan suara lembut dan penuh semangat.

Kuansing (Kemenag).Suasana khusyuk tampak di Mushalla Al Muhajirin, Desa Pembatang, saat kegiatan Magrib Mengaji berlangsung. Rabu (12/11/2025).

Anak-anak duduk bersila dengan mushaf di tangan, melafalkan ayat suci Al-Qur’an dengan suara lembut dan penuh semangat. Kegiatan ini dipimpin oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pangean, Kasmaidi Ahmad, yang terus berupaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan generasi muda.

“Anak-anak adalah aset masa depan umat. Jika sejak dini mereka dibiasakan membaca dan memahami Al-Qur’an, insyaallah mereka akan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia,” ujar Kasmaidi dengan nada penuh harap.

Meski kegiatan rutin dilaksanakan usai magrib, semangat Kasmaidi tak pernah surut. Ia membimbing para santri dengan kesabaran dan kasih sayang, memperbaiki bacaan satu per satu dengan penuh ketelatenan.

Salah seorang peserta mengaku senang mengikuti kegiatan ini. 

“Saya ingin bisa membaca Al-Qur’an dengan lancar seperti ustadz,” katanya dengan senyum polos.

Melalui Magrib Mengaji ini, Kasmaidi berharap kegiatan serupa terus hidup di setiap desa, agar cahaya Al-Qur’an senantiasa menerangi kehidupan masyarakat. (ABN)