Mandau
(Kemenag) - Dua mahasiswa magang KUA Kecamatan Mandau, Dwi Mawaddah dan
Anggella Puspita Sari, berikan bimbingan konseling bagi jamaah Majlis Ta lim
Teratai pada Rabu (06/08/2025). Kegiatan yang berlangsung di Jalan Rangau ini
dihadiri puluhan jamaah yang antusias mengikuti materi hingga sesi tanya jawab.
Dalam
pemaparannya, Dwi Mawaddah menjelaskan secara lugas mengenai pengertian
konseling dan manfaatnya, terutama bagi anak dan orang tua. Ia menekankan bahwa
konseling bukan sekadar tempat curhat , melainkan sebuah proses bimbingan yang
membantu individu memahami masalah, menemukan solusi, dan mengembangkan potensi
diri.
Melalui
konseling, orang tua dapat memahami karakter anak, sehingga pola asuh bisa
lebih tepat. Begitu juga anak, mereka akan merasa lebih didengar dan dipahami,
ungkap Dwi.
Sementara
itu, Anggella Puspita Sari atau yang akrab disapa Ella membuka sesi diskusi
interaktif bersama anggota majlis ta lim. Suasana hangat pun tercipta ketika
para jamaah mulai mengungkapkan berbagai persoalan terkait pola asuh anak di
rumah.
Salah
satu jamaah, Yuni, yang juga merupakan Wakil Ketua Majlis Ta lim Teratai,
melontarkan pertanyaan seputar cara menghadapi anak yang bandel dan sulit
diatur. Dengan tenang, Dwi dan Ella memberikan penjelasan yang praktis dan
aplikatif.
Anak
yang terlihat bandel seringkali hanya ingin diperhatikan. Kuncinya adalah
komunikasi yang positif, konsistensi aturan di rumah, dan memberi contoh yang
baik, jawab Ella, yang diamini oleh Dwi.
Kegiatan
ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi para jamaah, tetapi juga membuka
ruang dialog yang sehat antara mahasiswa ย dan jamaah. Para anggota majlis ta lim
menyambut baik kegiatan bimbingan konseling ini, bahkan berharap ke depannya
bisa dilaksanakan secara rutin.
Dengan
adanya kolaborasi antara KUA Mandau dan mahasiswa magang ini, diharapkan jamaah
semakin memahami pentingnya komunikasi efektif dan pola asuh yang tepat dalam
membangun generasi yang berakhlak dan berkarakter.
ย