Bengkalis (Inmas)- Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA mengawali kunjungan kerjanya di Kabupaten Bengkalis dengan menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Desa Sadar Kerukunan di Kecamatan Bengkalis, Senin pagi (22/2/2021) di Aula Kemenag Kabupaten Bengkalis.
Dalam pemaparannya, Mahyudin mengatakan, Desa Sadar Kerukunan di Kecamatan Bengkalis akan menjadi barometer kerukunan antar umat beragama di masyarakat. Bahkan menjadi barometer terbentuknya desa sadar kerukunan lainnya di desa- desa dan kelurahan lainnya di Kabupaten Bengkalis.
"Desa Sadar Kerukunan merupakan salah satu program Kementerian Agama, kami mencetuskan dan silahkan lanjutkan dengan membentuk desa desa sadar kerukunan lainnya," ungkapnya.
Di Riau, Desa Sadar Kerukunan sudah terbentuk dibeberapa desa di Riau, seperti di Dumai, Indragiri Hulu, Kampar dan Bengkalis. Untuk itu, ia meminta agar Kemenag Kabupaten/ Kota, FKUB maupun tokoh agama dan masyarakat dapat mengembangkan program tersebut, karena semakin banyak desa sadar kerukunan, semakin rukun kehidupan beragama di masyarakat.
"Sampai saat ini kita masih berpegang pada Trilogi Kerukunan, yaitu kerukunan intern umat beragama, kerukunan antar umat beragama, dan kerukunan antar umat beragama dengan pemerintah. Untuk itu tokoh- tokoh agama dapat menjalankan Desa Kerukunan dengan baik dengan membuat program yang dapat terus menciptakan kerukunan di masyarakat," pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Mahyudin juga menegaskan, agar dalam menjalankan program apapun di Masa Pandemi Civid 19, tokoh masyarakat Bengkalis hendaknya tetap berpedoman pada Instruksi Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peningkatan Disiplin Penerapan Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 pada Kementerian Agama, yaitu menerapkan 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilitas dan interaksi, dan menjauhi kerumunan pada setiap aktivitas.
Sementara itu, Plt Kakankemenag Bengkalis Dr H Carles MA salam sambutannya menyebutkan, kondisi kerukunan di Kabupaten Bengkalis cukup kondusif, untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan kerukunan tersebut berbagai program telah dilaksanakan, diantaranya pembentukan Desa Sadar Kerukunan di Kecamatan Bengkalis.
"Mudah- mudahan Desa Sadar Kerukunan Kecamatan Bengkalis ini dapat menjadi barometer terbentuknya desa sadar kerukunan lainnya di Kabupaten Bengkalis seperti yang diharapkan Pak Kakanwil tadi," ujarnya.
Kegiatan dihadiri oleh Plt Kakankemenag Bengkalis Dr H Carles MA, Kasubbag Ortala dan KUB H Janhery MA, Ketua FKUB Bengkalis H Nurnawawi SH dan anggota, Kasi- kasi pada Kemenag Bengkalis. Turut hadir rombongan Kakanwil Kasubbag Umum dan Humas Drs H Eka Purba M IKom, Sub Koordinator Subbagian Perencanaan Data dan Informasi H Amri Fitri S Sos M Si, Sub Koordinator Subbag Kepegawaian dan Hukum H Edi Tasman M Si dan rombongan lainnya.
Peserta kegiatan sebanyak 35 orang yang terdiri dari tokoh masyarakat dan agama pada 4 desa dan 3 kelurahan Kecamatan Bengkalis. (mus/ana/ekap)
Mahyudin: Desa Sadar Kerukunan Bengkalis Barometer Kerukunan Antar Umat Beragama di Masyarakat
Ringkasan:
Bengkalis (Inmas)- Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA mengawali kunjungan kerjanya di Kabupaten Bengkalis dengan menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Desa Sadar Kerukunan di Kecamatan Bengkalis, Senin pagi (22/2/2021) di Aula Kemenag Kabupaten Bengkalis.