Riau (Inmas) - “Perencanaan memegang peranan yang sangat penting
dalam sebuah organisasi, oleh kareana itu kami sangat berharap bagaimana supaya
perencana betul - betul bisa melaksanakan fungsi perencanaan dengan
sebaik-baiknya. Dalam melakukan penyusunan Anggaran Perencana harus
berkoordinasi dengan pimpinan masing-masing sehingga tidak ada benturan antara
satu program dengan program yang lainnya”. Demikian disampaikan Kepala Kantor
Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Dr.
H. Mahyudin, MA pada pembukaan Workshop Peningkatan Kapasitas Perencana , Senin
(22/11/21) bertempat di Fox Hotel  Pekanbaru.
Ka. Kanwil juga menyampaikan dalam menyusun anggaran perencana harus
memperhatikan kebijakan pemerintah dalam pembangunan bidang
Agama dan program prioritas Kementerian Agama di Tahun 2022.
“Ada 7 program prioritas Kementerian Agama yang
harus menjadi perhatian penting yaitu penguatan moderasi beragama, kemandirian
pesantren, Revitalisasi KUA, Transpormasi Digital, Cyber
Islamic University (Perguruan Tinggi Keagamaan), Religiosity Index dan
Pencanangan Tahun Toleransi 2022. 7 program prioritas tersebut harus menjadi
catatan dan perhatian penting dalam perencanaan tahun 2022”.
Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari
tersebut diikuti oleh 26 orang yang terdiri dari 7 Perencana Kanwil Kemenag
Riau, Perencana dari 12 Kemenag Kab/Kota se Riau dan Perencana UIN Suska Riau. Kegiatan yang menghadirkan Narasumber selain Ka, Kanwl Kemenag Riau, Ketua Kelompok
Kerja Perencana (Pokjana) Pusat Dr. Agus Sunaryo, M. Si mengambil tema “perencana
kuat, perencana tepat, Kinerja meningkat”. (ana/anto)
Sementara itu Ketua Pokjana Pusat tersebut
mengapresiasikan terbentuknya Pokjana Riau yang bertujuan untuk mengatasi kendala
dalam penyusunan program kegiatan setiap tahunnya.
“organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan
program kerja perencana, karena didalam pokja itu sudah disusun program –
program kegiatan yang akan disusun setiap tahun. Dengan program tersebut maka
kendala – kendala yang dihadapi oleh perencana tidak ada lagi sehingga dapat
meningkatkan kualitas dan kinerja perencana”. Â