0 menit baca 0 %

Majelis Ta lim Desa Danau Baru Perkuat Kesadaran Amal Jariyah Lewat Bimbingan Rutin Bulanan

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Kegiatan bimbingan dan penyuluhan rutin Majelis Ta lim Desa Danau Baru kembali digelar di rumah salah satu anggota pengajian pada Ahad (26/10/2025). Kegiatan yang diikuti para ibu-ibu jamaah ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Rengat Barat, Toni Candra, sebag...

Indragiri Hulu (Kemenag) Kegiatan bimbingan dan penyuluhan rutin Majelis Ta lim Desa Danau Baru kembali digelar di rumah salah satu anggota pengajian pada Ahad (26/10/2025). Kegiatan yang diikuti para ibu-ibu jamaah ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Rengat Barat, Toni Candra, sebagai pemateri dengan tema Apabila manusia meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan.

Kegiatan berlangsung khidmat dan interaktif. Melalui penyampaian yang sederhana dan mudah dipahami, Toni Candra menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menanam amal kebaikan yang manfaatnya terus mengalir meski seseorang telah tiada. Kita harus berpikir jauh ke depan. Hidup di dunia hanyalah sementara, namun amal jariyah dan ilmu yang kita sebarkan bisa menjadi bekal abadi di akhirat, ujarnya di hadapan para jamaah.

Lebih dari sekadar pengajian rutin, kegiatan ini memiliki dampak sosial yang kuat bagi masyarakat Desa Danau Baru. Selain menambah pemahaman keagamaan, majelis ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga melalui diskusi dan refleksi bersama tentang penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu peserta, Suyeni, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut membawa manfaat nyata bagi para jamaah. Setiap bulan kami merasa mendapatkan energi baru untuk memperbaiki diri dan keluarga. Materi yang disampaikan selalu relevan dengan kehidupan kami, tuturnya.

Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa penyuluhan keagamaan di tingkat desa tidak hanya berperan sebagai sarana dakwah, tetapi juga sebagai wadah pembinaan karakter dan spiritual masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya amal jariyah dan ilmu yang bermanfaat, diharapkan tumbuh masyarakat yang lebih religius, berilmu, dan peduli terhadap sesama di wilayah Rengat Barat.

(Reski)