Tembilahan (Kemenag) – Majelis Taklim Nurul Qolbi, yang berlokasi di RT 03, Desa Air Balui, Kecamatan Kemuning, menggelar penyuluhan keagamaan pada Senin, 30 Juni 2025. Acara ini dihadiri oleh jemaah majelis taklim dan masyarakat sekitar yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Penyuluhan diawali dengan pembacaan Yasin dan Tahlil,
dilanjutkan dengan lantunan qasidah dan dzikir bersama, menciptakan suasana
khusyuk dan penuh keberkahan. Setelah itu, pengajian rutin dilanjutkan dengan
penyampaian materi utama.
Abdul Azis, penyuluh agama islam yang hadir dan memberikan
materi, mengupas tuntas tema "Refleksi Tahun Baru 1447 H." Dalam
tausiahnya, Abdul Azis menekankan pentingnya evaluasi diri sebagai seorang
hamba Allah.
"Sebagai hamba yang baik, kita dituntut untuk
senantiasa mengevaluasi diri setiap detik dan waktu," ujar Abdul Azis. Ia
mengutip sabda Nabi Muhammad SAW yang berbunyi, "Barang siapa yang harinya
lebih baik daripada hari kemarin maka dia orang yang beruntung, barang siapa
yang harinya seperti hari kemarin maka dia orang yang rugi, dan barang siapa
yang harinya lebih buruk dari kemarin maka dia orang yang terlaknat,”
tambahnya.
Lebih lanjut, Abdul Azis mengingatkan bahwa pergantian tahun
secara otomatis juga mengurangi umur manusia. Oleh karena itu, ia mengajak
jemaah untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan hidup yang ada. "Kita harus
berupaya berubah menjadi pribadi yang lebih baik daripada tahun lalu, dengan
cara memperbaiki dua hal utama: spiritual dan personal," tegasnya.
Perbaikan spiritual diartikan sebagai upaya untuk menjadi
lebih alim dalam beribadah, sedangkan perbaikan personal dimaknai sebagai
peningkatan kualitas diri dalam bersosial.
Penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi jemaah
Majelis Taklim Nurul Qolbi untuk senantiasa introspeksi diri dan meningkatkan
kualitas ibadah serta interaksi sosial mereka di tahun baru Islam 1447 H ini. (Ria)