Mandau (Kemenag) – Majlis Ta’lim 1 Air Jamban menggelar
kajian rutin bulanan bersama PAI KUA Mandau Nurleili Lubis di mesjid Almizan
Tambusai Batang Dui Jum at, 18/07/2025. Turut hadir dalam kegiatan tersebut
Marniati, Nerwana , ibu RT 05 dan 100 orang anggota majlis ta’lim.
Pertemuan ini merupakan gabungan dari 5 majlis ta’lim
yaitu MT Annajah, MT Baitul Mukminin, MT Nurul Huda, MT Qonita Sholihah dan MT
Almizan. Kegiatan ini dilakukan sekali dalam dua bulan secara bergantian dari
majlis ta’lim yang ada.
Kegiatan mata 1 ini diisi oleh Nurleili Lubis dengan
materi konsep dasar dalam hidup bertetangga. “ada beberapa konsep dasar yang
perlu diperhatikan dalam bertetangga pertama konsep ta awun, kedua menjauhi
tajassus, ketiga jangan saling bermusuhan,keempat jauhi su u zhon. Taawun
merupakan sikap saling tolong menolong dalam hal kebaikan, sikap ini sangat
banyak manfaatnya antara lain : mempererat
tali persaudaraan (silaturahmi) antar sesama, terciptanya simbiosis mutualisme di tengah masyarakat
yang saling menguntungkan satu sama lain, terpenuhinya
kebutuhan hidup masing-masing individu, meringankan
beban atau kesulitan seseorang, kehidupan
bermasyarakat akan menjadi lebih tentram dan sejahtera. Selanjutnya menjauhi
tajassus. Tajassus diartikan sebagai mencari-cari kesalahan dari orang baik
yang nantinya menjadi bahan gunjingan. Umumnya, orang yang memiliki sifat
tajassus akan bertanya-tanya ke orang terdekat sasarannya untuk mencari
info.Sifat tajassus bisa disebabkan oleh persaingan di kalangan remaja dengan
cara menjatuhkan satu sama lain melalui berita-berita miring. Dalam bisnis atau
jabatan tertentu tajassus juga bisa dilakukan demi mendapat jabatan tinggi
melalui cara kotor. Selanjutnya jangan saling bermusushan di antara sesama
tetangga. Dan yang terakhir jauhi su u zhon kedepankan husnuz zhon dalam
kehidupan bertetangga “ jelas Nurleili Lubis.
Setelah menyampaikan materi jamaah banyak
yang bertanya tentang hal-hal yang berkaitan dengan materi bertetangga. Semua
pertanyaan pada sesi diskusi ini dijawab sampai tuntas oleh Nurleili Lubis.
Semoga dengan memahami konsep dasar dalam
beretetangga ini semua jamaah bisa mengamalkan dan mempraktekkan dalam
kehidupan berumahtangga, harap Nurleili Lubis.
<!--[if !supportLineBreakNewLine]-->
<!--[endif]-->