0 menit baca 0 %

Majlis Ta’lim Taman Syurga Menggelar Kajian Tahsin Bersama PAI KUA Mandau Nurleili Lubis di Mesjid Besar Arafah Duri

Ringkasan: Mandau (Kemenag) Penyuluh Agama Islam KUA Mandau Nurleili Lubis mengadakan bimbingan penyuluhan tatap muka di Majlis ta lim Taman Syurga yang beralamat di Mesjid Besar Arafah Duri Selasa, 08/07/2025. Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh 32 orang jamaah dengan tahsin qur an.Bimbingan penyuluhan yang...

Mandau (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam KUA Mandau Nurleili Lubis mengadakan bimbingan penyuluhan tatap muka di Majlis ta’lim Taman Syurga yang beralamat di Mesjid Besar Arafah Duri Selasa, 08/07/2025. Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh 32 orang jamaah dengan tahsin qur an.

Bimbingan penyuluhan yang dilakukan oleh Nurleili Lubis di majlis ta’lim ini bertujuan untuk memberikan materi tahsin agar bacaan jamaah semakin hari semaklin baik. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Selasa yang dimulai pada jam 08.00 WIB sampai 12.00 WIB.

Pada pertemuan ini materi yang disampaikan terkait dengan pembagian mad secara umum. ”Mad secara umum terbagi kepada dua yaitu mad asli atau mad thobi’i dan mad far’i. Mad asli atau mad thobi’i mempunyai tiga tanda yaitu pertama apabila ada huruf berbaris fathah yang diikuti oleh alif, kedua apabila ada huruf berbaris kasroh diikuti ya’ sukun dan ketiga apabila ada huruf berbaris dhommah diikuti huruf waw sukun maka hukum membacanya dipanjangkan 2 harokat. Sedangkan mad far’i artinya mad yang bercabang atau bagian-bagian mad. Mad far’i ini terbagi beberapa bagian seperti mad badal, mad arid lissukun, mad jaiz, mad wajib dan mad-mad yang lainnya” papar Nurleili Lubis.

"Penjabaran dari mad-mad ini akan menjadi materi yang akan dikaji setiap pertemuan sampai selesai. Mudah-mudahan dengan mempelajari hukum yang terkait dengan mad ini bacaan kita semakin bagus dan terhindar dari yang namanya kesalahan," harap Nurleili Lubis.

Kegiatan tahsin di majlis ta’lim ini sudah berjalan kurang lebih 3 tahun seperti yang disampaikan oleh Verawati selaku ketua majlis ta’lim taman syurga saat diwawancarai. “Alhamdulillah kegiatan kita ini sudah berjalan selama tiga tahun, terima kasih banyak kami ucapkan kepada ustadzah Nurleili yang telah membimbing kami dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Kami sangat bersyukur dengan adanya program tahsin ini, yang dulunya kami tidak bisa membedakan mana yang panjang dan mana yang pendek sekarang alhamdulillah sudah bisa, mana yang berdengung dan mana yang tidak alhamdulillah sekarang sudah lumayan, berkat bimbingan dan arahan ustadzah Nurleili kami semua bisa belajar. Mudah-mudahan kegiatan ini lebih maju dan lebih semarak lagi di masa yang akan datang,” ungkap Verawati.